Ganjar Pranowo: Mesti Satu Pulau Kompak!

·Bacaan 1 menit

VIVA – Pemerintah provinsi Jawa Tengah mengumumkan bahwa ada 25 kabupaten/kota di wilayah itu yang ditetapkan berisiko tinggi alias zona merah COVID-19, seiring peningkatan kasus penularan virus corona dalam sebulan terakhir.

Gubernur Ganjar Pranowo meminta semua kepala daerah di Jawa Tengah kompak bekerja sama dalam penanganan pandemi COVID-19. Masing-masing kepala daerah harus memiliki tanggung jawab yang kuat kepada rakyatnya sehingga sinergitas akan bisa berjalan.

"Bupati/Wali Kota punya, dong, tanggung jawab pada rakyatnya di wilayah masing-masing, jadi tolong saling membantu. Kalau masing-masing tanggung jawab pada daerahnya sendiri, maka ini akan bagus," katanya saat berbicara kepada pers di sela rapat koordinasi penanganan COVID-19 di Kantor Gubernur, Semarang, Senin, 28 Juni 2021.

Ganjar juga meminta kegiatan yang menimbulkan keramaian semuanya ditunda. Bahkan, bupati/wali kota diminta tak segan untuk melarang semua kegiatan yang berpotensi dihadiri banyak orang. Para kepala daerah tidak boleh ragu untuk bertindak tegas karena sekarang memerlukan penanganan yang lebih serius.

Pengetatan-pengetatan, menurutnya, sebaiknya dilakukan di seluruh daerah berisiko tinggi di Indonesia. Dia meyakini, pembatasan tidak bisa optimal jika hanya di wilayah teritorial salah satu pemerintahan.

"Ini mesti satu pulau kompak. Jadi kalau memang mobilitas warga dikurangi, mari kita bersama-sama setop mobilitasnya," katanya.

Teguh Joko Sutrisno/Semarang

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel