Ganjar Pranowo Tegaskan Tidak Sulit Terapkan PPKM Darurat

·Bacaan 1 menit

VIVA – Presiden Jolo Widodo hari ini mengumumkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat untuk wilayah Jawa-Bali. Penerapannya akan berjalan mulai 3 Juli 2021.

Menyikapi hal tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyatakan siap melaksanakan PPKM Darurat. Bahkan ia mengaku sudah membuat pemanasan dengan menerbitkan instruksi Gubernur nomor 1 tahun 2021.

Menurutnya, kalau masyarakat disiplin dan mau, penerapan PPKM darurat sebenarnya tidaklah sulit.

"Saya minta dukungan penuh dari masyarakat untuk menyukseskan program ini. Tidak sulit, hanya dengan tertib memakai masker, tidak berkerumun dan tidak bepergian jika tidak penting," ungkap Ganjar di Semarang, Kamis, 1 Juli 2021.

Ia menambahkan, masyarakat sudah capek dan lelah menghadapi pandemi. Namun, semuanya harus terus semangat mengingat pandemi belum berakhir.

Baca juga: Pemerintah Diminta Subsidi Harga Listrik PLTSa, Begini Alasannya

"Saya tahu kecapekan masyarakat, RS penuh, nakes banyak yang jadi korban, tenaga mereka berkurang. Bahkan penggali kubur juga kewalahan. Maka saya minta tolong bantuan itu, bantuan untuk taat protokol kesehatan," ungkapnya.

Ganjar juga mengingatkan, agar disiplin protokol kesehatan diterapakn hingga level keluarga. Karena lingkup keluarga menjadi klaster paling banyak.

"Klaster terbanyak adalah rumah tangga. Saya tanya ke pasien-pasien COVID-19 itu, njenengan dari mana, ternyata dari ziarah, kondangan, hajatan dan lainnya. Saya minta bantuan seluruh masyarakat agar ini bisa berjalan," tegasnya.

Laporan Teguh Joko Sutrisno

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel