Ganjar Promosikan Jalur Selatan sebagai Solusi Kepadatan saat Mudik di Tol

·Bacaan 2 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menggelar rapat koordinasi kesiapan daerah di posko pelayanan dan monitoring Gerbang Tol (GT) Kalikangkung, Semarang, Jawa Tengah dengan sejumlah pihak pada Sabtu, (23/4) siang.

Rapat diikuti oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Koordinator PMK Muhadjir Effendy, Kakorlantas Irjen Pol Firman Shantyabudi, dan Forkopimda Jawa Tengah.

Ganjar menganjurkan para pemudik yang membawa kendaraan roda empat untuk mengambil jalur alternatif di jalur pantai selatan (Pansela) jika terjadi penumpukan kendaraan dan kemacetan di jalan tol yang dilalui.

Ganjar mengarahkan pemudik melewati alternatif di jalur Pansela yang sudah siap digunakan. Selain diharapkan mengurai kepadatan, di sepanjang jalur pantai selatan juga menawarkan pemandangan yang indah.

"Kemudian jalur selatan mesti dipromo. Insya Allah besok saya akan keliling untuk ngelihat jalur selatan untuk bisa ditunjukkan pada publik, yang selatan juga nyaman," ujar Ganjar dilansir Antara.

"Karena pesannya Pak Menko PMK tadi bagus, yang mudik itu bahagia lho, mereka senang. Maka layani dengan baik agar bisa lancar," lanjut Ganjar.

Tak hanya itu, Ganjar meneruskan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri untuk kesiagaan jalan yang akan menjadi jalur alternatif saat mudik hingga personel yang akan menjaga.

"Sudah disiapkan. Jalur alternatif juga sudah disiapkan. Pak Kakorlantas sudah menyiapkan dengan komandonya, jika terjadi penumpukan perintahnya nasional, langsung diperintahkan langsung terurai," ucap Ganjar.

Lebih lanjut, Menhub Budi Karya Sumadi memaparkan skema untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan, terutama di gerbang tol. Ia juga menyebut, jalur Bekasi-Kalikangkung bakal menjadi jalur terpadat saat mudik.

Selain itu, Menhub kembali mengingatkan masyarakat yang mudik menggunakan roda dua untuk mengurungkan niatnya. Maka, disarankan pemudik untuk mengikuti program mudik gratis yang telah disediakan baik menggunakan bis, kereta maupun kapal laut.

"Seyogianya motor tidak digunakan untuk mudik karena jarak jauh, meletihkan dan sangat berbahaya. Oleh karenanya pemerintah sudah memberikan bis gratis, kereta gratis, kapal gratis. Ini bisa dikondisikan dan dijadikan alternatif untuk itu," kata Menhub. [ray]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel