Ganjar Sambangi Rusun Buruh, Penghuni Keluhkan Soal PHK dan THR

Daurina Lestari, antv/tvOne
·Bacaan 1 menit

VIVA – Memperingati Hari Buruh, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, keliling ke tempat tinggal para buruh. Antara lain di rumah susun buruh Pekunden dan Bandarharjo di Semarang, serta Rusun Buruh di Ambarawa Kabupaten Semarang, Sabtu 1 Mei 21.

Selain berdialog, Ganjar juga membagi-bagikan paket sembako sebagai kado untuk para buruh yang merayakan May Day. Dia terlibat dialog santai dengan para buruh. Beberapa hal disampaikan buruh. Salah satunya terkait Tunjangan Hari Raya (THR) Lebaran.

"THR kapan dibayar pak? Ada imbauan untuk perusahaan?," kata seorang buruh di Rusun Ambarawa.

Menjawab pertanyaan itu, Ganjar menegaskan, THR harus dibayarkan kepada buruh sesuai jadwal dan aturan yang ditentukan.

"Kepada perusahaan, bayarkan THR sesuai jadwal dan aturan," tegasnya.

Sejumlah buruh juga mengadu tentang banyak buruh yang mendapatkan PHK.

"Saya sengaja menengok rusun di Kota Semarang yang penghuninya banyak yang buruh. Dalam perayaan hari buruh ini, kami mencoba membantu dan memberi perhatian pada mereka," kata Ganjar.

Meski situasi pandemi belum bagus, lanjutnya, namun mereka diharapkan tidak kehilangan semangat untuk terus berkembang. Sejumlah persoalan buruh akan segera dituntaskan. Mereka-mereka yang terkena PHK selama pandemi, diminta didata dan diberikan pelatihan.

"Saya ajak Kepala Dinas Tenaga Kerja, jadi langsung bisa ditindaklanjuti. Umpama tadi ada masukan banyak korban PHK, saya minta didata, dilatih sesuai keterampilan mereka. Kalau perlu peralatan nanti kita sumbang, sehingga kalau mereka tidak bisa bekerja di tempat formal, mereka bisa mandiri dan jadi enterpreneur sendiri," ungkapnya.

Laporan: Teguh Joko Sutrisno/tvOne