Ganjar Sebut Ada 16 Ribu Warga Jateng Sedang Isolasi Mandiri

·Bacaan 2 menit

VIVA – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyebutkan, setidaknya ada 16 ribu-an warganya yang saat ini sedang menjalani isolasi mandiri. Untuk meminta agar bantuan berupa paket beras dan obat yang disalurkan lewat TNI Polri bisa menggandeng perangkat desa yang tahu persis data dan situasi di wilayahnya.

“Kita ada 16 ribu kurang lebih isolasi mandiri itu bisa. Ada datanya, itu aja yang didatangi dan ada cara berikutnya agar ini bisa betul-betul sesuai,” kata Ganjar setelah mengikuti Rakor virtual terkait pembagian paket obat gratis dan beras oleh TNI Polri yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Senin, 19 Juli 2021.

Ia mendukung penyaluran paket obat dan beras oleh pemerintah pusat melalui TNI Polri. Jika boleh, ia juga menyiapkan skenario lain dengan memaksimalkan perangkat desa dan Jogo Tonggo.

"Itu nanti penyalurannya lewat TNI Polri, maka tugas kami akan mendukung. Tugas kami mendukung, menyiapkan data, dan sebagainya,” kata Ganjar.

Ia menambahkan, pihaknya sudah menghitung dari data warganya yang isolasi mandiri. Berdasarkan hitungan, lanjut Ganjar, di satu desa setidaknya membutuhkan 8 paket.

Ia pun mengajukan beberapa saran agar pemerintah pusat bisa memberikan paket obat ke puskesmas-puskesmas. Opsi lain, dengan memaksimalkan Jogo Tonggo. Selain itu, bisa juga dengan sistem permintaan kebutuhan.

“Umpama dengan cara, yang isoman kan punya WA Grup. Sekarang yang sakit sampai tingkat apa, butuh obat apa, baru dikasih,” katanya.

Jika penyaluran tetap dari TNI Polri, Ganjar mengatakan, bisa melalui Babinsa dan Bhabinkamtibmas bersama dengan lurah atau kepala desa.

Saran itu disampaikannya dalam rapat karena menilai perangkat desa seperti lurah atau kades, RT dan RW hingga Jogo Tonggo dinilai lebih tahu persis warganya yang sakit maupun tidak.

“Nah dengan cara itu harapan kita, pipa-pipa saluran apakah puskesmas apakah lurah kades apakah jogo tonggo itu, menurut saya bisa dipakai untuk mempercepat penyaluran,” ujarnya.

Laporan Teguh Joko Sutrisno (tvOne/ Semarang, Jateng)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel