Ganjar siapkan 7.808 desa antikorupsi di Jateng

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyiapkan 7.808 desa antikorupsi setelah Desa Bayubiru di Kabupaten Semarang, Jateng, ditetapkan sebagai desa percontohan antikorupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.

"Ini akan jadi pionir. Kita akan genjot yang di Jawa Tengah. Pulang dari sini saya perintahkan semua desa melakukan ini (desa antikorupsi)," papar Ganjar di sela menghadiri pembentukan Desa Anti Korupsi di lapangan samping Kantor Desa Pakatto, Bontomaranmu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Selasa.

Ia mengatakan setelah Ketua KPK Firli Bahuri menobatkan Desa Banyubiru di Kabupaten Semarang sebagai desa percontohan antikorupsi -- menyusul pembentukan Desa Pakkatto di Gowa --, pihaknya langsung merespons dengan cepat untuk merealisasikan di desa lainnya se-Jawa Tengah.

Ganjar mengemukakan telah berkoordinasi dengan KPK untuk mewujudkan desa antikorupsi di seluruh wilayah Jateng. Langkah selanjutnya tim, KPK akan melakukan pendampingan ke sejumlah perangkat desa.

"Kita sudah komunikasi dengan KPK agar ada pendampingan supaya lebih cepat," tutur politikus PDI Perjuangan tersebut.

Selain itu, Ganjar juga meminta jajarannya di tingkat desa mengikuti bimbingan teknis dan menggencarkan pemanfaatan dana desa demi pembangunan berkelanjutan dan terbebas dari penyelewengan anggaran desa.

"Tujuannya, bagaimana menyiapkan daerah agar bisa berintegritas, transparan, dan akuntabel menggunakan keuangan negara atau bantuan keuangan dana desa dengan baik," katanya.

Ketua KPK Firli Bahuri (dua kanan) bersama sejumlah kepala daerah memukul gendang saat kick off pembentukan percontohan Desa Anti Korupsi di lapangan Desa Pakkato, Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Senin (7/6/2022). ANTARA/HO/Dokumentasi Pemprov Jateng.
Ketua KPK Firli Bahuri (dua kanan) bersama sejumlah kepala daerah memukul gendang saat kick off pembentukan percontohan Desa Anti Korupsi di lapangan Desa Pakkato, Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Senin (7/6/2022). ANTARA/HO/Dokumentasi Pemprov Jateng.

Ketua KPK Firli Bahuri saat kick off pembentukan Desa Anti Korupsi di Gowa menjelaskan sejak tahun 2015 sudah ada 601 kasus korupsi dana desa yang melibatkan 686 kepala desa dan perangkat desa. Ia berharap ke depan kasus korupsi di desa tidak ada lagi setelah pembentukan desa antikorupsi ini.

"Angka ini harus kita hentikan, tidak boleh ada lagi kepala desa dan perangkat desa yang melakukan praktik-praktik korupsi," ucap Firli.

Selain Desa Pakatto Gowa di Sulawesi Selatan dan Desa Banyubiru di Jawa Tengah yang terpilih menjadi desa percontohan anti korupsi, ada sejumlah desa di sembilan provinsi lainnya yakni Desa Kamang Hilia Agam di Sumatera Barat, Desa Hanura Kabupaten Pesawaran di Lampung.

Kemudian, Desa Cibiru Wetan Bandung di Jawa Barat, dan Desa Sukojati Kabupaten Banyuwangi di Jawa Timur, Desa Kutuh Kabupaten Badung di Bali, Desa Kumbang di Lombok di NTB, Desa Detusuko Barat Kabupaten Ende di NTT, Desa Mungguk di Kalimantan Barat, juga dinobatkan sebagai Desa Antikorupsi.

Baca juga: Ganjar jadikan 7.809 desa di Jateng percontohan antikorupsi nasional
Baca juga: Ketua KPK dukung pembangunan budaya antikorupsi dari Gowa

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel