Ganjar Tegaskan Tutup Paksa Pengelola Hotel dan Wisata yang Nakal

Ezra Sihite, antv/tvOne
·Bacaan 1 menit

VIVA – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Disporapar masih memberi izin kepada pengelola wisata untuk buka pada libur Lebaran 2021. Namun pengelola harus mematuhi batasan-batasan yang sudah ditetapkan. Antara lain penerapan semua protokol kesehatan (prokes) ketat, pembatasan jumlah pengunjung, pembatasan waktu kunjungan, serta hanya untuk pengunjung lokal.

Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo kembali menegaskan dan mengultimatum kepada pengelola wisata dan hotel, yang jika dalam pelaksanaannya ternyata melanggar aturan maka pihaknya tak segan untuk menutupnya. Ia meminta objek wisata dan hotel dicek kembali berkait dengan penerapan protokol kesehatan.

"Kalau tidak bisa dikendalikan, perintahnya satu, tutup! Ini serius untuk kita agar bisa menjaga semuanya,” kata Ganjar di sela rapat Satgas COVID-19 virtual di kantornya, Senin, 3 April 2021.

Ganjar juga menyinggung kerumunan di pasar dan mal menjelang Lebaran saat ini. Pihaknya akan melakukan pengetatan di sejumlah lokasi tersebut, mengantisipasi penyebaran Covid-19 yang sampai saat ini masih mengancam.

“Saya sudah menyampaikan kepada bupati dan wali kota untuk pasar kaget, pasar tradisional, mal saya minta untuk dilakukan penjagaan,” kata dia.

Nantinya, lanjut Ganjar, Satpol PP bekerja sama dengan Kepolisian dan TNI untuk melakukan operasi yustisia di lokasi-lokasi yang rawan terjadinya kerumunan massa.

Laporan: Teguh Joko Sutrisno/tvOne Semarang