Ganjar Titip Gibran Ikut Awasi Belajar Tatap Muka SMA di Solo

Hardani Triyoga, Fajar Sodiq (Solo)
·Bacaan 2 menit

VIVA – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta bantuan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka untuk mengawasi pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) tingkat SMA/SMK di Solo. Rencananya kegiatan PTM tingkat SMA/SMK akan dimulai pada Senin, 5 April 2021 mendatang.

Untuk memantau persiapan PTM, Ganjar mengecek kegiatan tersebut di MAN 1 Solo. Saat melihat dari dekat simulasi PTM, Ganjar didampingi oleh Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Jawa Tengah itu menitipkan pesan agar penerapan disiplin protokol kesehatan dimulai dari guru terlebih dahulu.

“Ini lagi persiapan jadi belum, tadi lagi simulasi. Harapannya saya sih SOP-nya bisa ditegakkan, saya selalu titip bapak ibu guru dulu yang memulai. Kenapa? Karena pengalaman kita yang di SMK Jateng kan gurunya yang tertular terus kemudian ke murid," kata Ganjar di Solo, Senin, 29 Maret 2021.

Menurut Ganjar, berbagai persiapan sarana dan prasana untuk memulai kegiatan PTM di sejumlah sekolah di Jawa Tengah telah siap. Oleh sebab itu, ia pun meminta kepada para siswa untuk membiasakan diri agar saat PTM dimulai bisa berjalan dengan lancar.

“Alhamdulillah dari persiapan sisi sarananya sudah ada, SOP-nya sudah ada jadi tinggal praktiknya. Maka tadi kita berbincang dengan siswa kira-kira apa yang sulit, katanya yang sulit istiqamah. Ini yang repot sehingga butuh latihan, kalau latihan yang galak sedikit nggak apa-apa,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Ganjar juga menitipkan pengawasan pelaksanaan PTM di sejumlah sekolah SMA/SMK di Solo kepada Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. Ia pun mempersilahkan kepada putra sulung Presiden Jokowi itu untuk mengecek dan mengawasi dengan ketat kegiatan PTM. Bahkan, Gibran pun diminta untuk tegas agar sekolah disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.

“Nanti saya nderek (ikut) titip ke Pak Wali Kota, nanti yang di Solo Pak Wali Kota bisa masuk ke kiri, ke kanan ke semua sekolah dan ditegesin. Sebab kalau kita enggak, kita enggak akan disiplin. Maka, kita tidak akan gambling untuk uji coba ini biar orangtua nyaman, gurunya nyaman, siswanya nyaman dan kita bisa rodo maju sethitik (lebih maju sedikit)," jelasnya.

Dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat, Ganjar pun berharap penyebaran COVID-19 bisa dicegah di lingkungan sekolah. Selain itu, sejumlah guru juga sudah mendapatkan vaksinasi COVID-19.

“Tadi, Pak Wali juga sudah bertanya kepada guru-guru apakah sudah pada divaksin. Kalau sebagian sudah divaksin tahap pertama, kalau dosis kedua minggu depan insha Allah bisa tetap berjalan," tuturnya.

Sedangkan, terkait kegiatan PTM tingkat SMA/SMK, Ganjar mengatakan pembelajaran akan dimulai pada bulan depan. “Tanggal 5 April serentak di Jawa Tengah," sebut dia.