Ganjil Genap Diklaim Efektif, Kendaraan yang Masuk Bandung Berkurang 10 Persen

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Bandung - Penerapan aturan ganjil genap nomor kendaraan bermotor di gerbang tol di Kota Bandung pada akhir pekan disebut berhasil mengurangi jumlah kendaraan roda empat atau lebih. Pada hari pertama atau Jumat (3/9/2021), kendaraan memasuki Kota Bandung menurun hingga 10 persen.

Kapolrestabes Bandung Kombes Aswin Sipayung mengatakan, penurunan 10 persen tersebut dilihat dari jumlah kendaraan yang masuk ke Bandung jika dibandingkan hari yang sama pekan lalu atau sebelum penerapan ganjil genap.

"Alhamdulilah, hasil pemantauan dari kemarin Jumat sampai sekarang kita bisa menekan laju atau jumlah kendaraan yang masuk dari luar Bandung khususnya dari Jakarta 10 persen," kata Aswin di sela meninjau ganjil genap di Gerbang Tol Pasteur Bandung, Sabtu (4/9/2021).

Aswin mengatakan, volume kendaraan pada Jumat kemarin dan Jumat pekan lalu penurunannya hingga 10 ribu kendaraan.

"Kalau biasanya 60 ribuan masuk Bandung hari Jumat saja, kemarin kita kurasi hanya 50 ribuan. Jadi 10 persen bisa kita tekan," tuturnya.

Seperti diketahui, aturan ganjil genap dilaksanakan di Gerbang Tol Pasteur, Pasirkoja, Kopo, Mohammad Toha, dan Buahbatu. Waktu pelaksanaan ganjil genap kali ini akan berlangsung pada pukul 06.00-21.00 WIB.

"Hari ini, mudah-mudahan lebih banyak lagi yang bisa kita tekan untuk tidak terlalu banyak masuk kendaraan ke Bandung," ucap Aswin.

*** Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Tekan Laju Covid-19

Petugas gabungan melakukan penyekatan kendaraan yanh masuk ke Kota Bandung di Gerbang Tol Pasteur, Kamis (6/5/2021). Penyekatan  dilakukan untuk mengantisipasi warga yang nekat mudik selama pelaksanaan larangan mudik 6-17 Mei 2021. (Liputan6.com/Huyogo Simbolon)
Petugas gabungan melakukan penyekatan kendaraan yanh masuk ke Kota Bandung di Gerbang Tol Pasteur, Kamis (6/5/2021). Penyekatan dilakukan untuk mengantisipasi warga yang nekat mudik selama pelaksanaan larangan mudik 6-17 Mei 2021. (Liputan6.com/Huyogo Simbolon)

Aswin menjelaskan, penerapan aturan ganjil genap ini bertujuan untuk menekan mobilitas terutama warga dari luar Bandung raya agar laju Covid-19 di Bandung dapat terus ditekan. Kota Bandung saat ini berstatus zona oranye dengan penerapan PPKM level 3.

"Ganjil genap ini dalam rangka menekan peningkatan angka Covid-19. Jadi program dari Pemkot Bandung bersama TNI dan Polri, kami melaksanakan tugas menghambat laju kendaraan supaya tidak padat di Bandung," ungkapnya.

Di tempat yang sama, Kepala Satlantas Polrestabes Bandung Ajun Komisaris Besar M. Rano Hadianto mengatakan, hingga pukul 10.00 WIB pagi tadi sudah ada lebih dari 200 kendaraan yang diputar balik petugas gabungan.

"Hari ini, sampai pagi tadi kendaraan yang diputar balik lebih banyak dari pada hari kemarin. Sampai pukul 10, sudah 232 kendaraan diputar balik di Gerbang Tol Pasteur oleh petugas karena tidak sesuai dengan tanggal sekarang yaitu tanggal genap," tuturnya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel