Gansu di China luncurkan kereta kargo internasional pertama

·Bacaan 1 menit

Sebuah kereta kargo pada Kamis (21/4) pagi waktu setempat berangkat dari Kota Dunhuang di Provinsi Gansu, China barat laut, menuju Bangkok di Thailand, menandai pembukaan kereta kargo internasional pertama Gansu yang beroperasi melalui Jalur Kereta China-Laos.

Bermuatan 530 ton asbes, kereta tersebut dijadwalkan tiba di Bangkok melalui Vientiane, Laos, dalam 12 hari. Perjalanan melalui Jalur Kereta China-Laos dapat memangkas waktu hingga 28 hari, dibandingkan melalui rute pelayaran laut sebelumnya yang memakan waktu 40 hari di antara kedua kota itu, menurut pihak berwenang setempat.

Departemen Perdagangan Gansu mengatakan bahwa jalur baru tersebut merupakan saluran logistik internasional lainnya yang efisien, ekonomis, aman, dan nyaman, yang menghubungkan Gansu dengan negara-negara Asia Tenggara.

Foto dari udara yang diabadikan pada 21 April 2022 ini menunjukkan kereta kargo internasional pertama Gansu yang beroperasi melalui Jalur Kereta China-Laos berangkat dari Dunhuang di Provinsi Gansu, China barat laut. (Xinhua/Du Zheyu
Foto dari udara yang diabadikan pada 21 April 2022 ini menunjukkan kereta kargo internasional pertama Gansu yang beroperasi melalui Jalur Kereta China-Laos berangkat dari Dunhuang di Provinsi Gansu, China barat laut. (Xinhua/Du Zheyu

Sebagai wilayah pusat dari Sabuk Ekonomi Jalur Sutra, provinsi pedalaman itu telah mempercepat pembukaannya dan mengoperasikan lebih banyak jalur kereta kargo internasional yang terhubung dengan negara-negara Asia Tengah, Asia Selatan, dan Eropa dalam beberapa tahun terakhir.

Jalur Kereta China-Laos, yang mulai beroperasi pada 3 Desember 2021, membentang sejauh lebih dari 1.000 kilometer, dan menghubungkan Kunming, ibu kota Provinsi Yunnan di China barat daya, dengan Vientiane, ibu kota Laos.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel