Ganti Rugi Penumpang Lion Air yang Jatuh di Bali

  • Dahlan pun Tidak Berdaya Tagih Dividen Freeport  

    Dahlan pun Tidak Berdaya Tagih Dividen Freeport  

    Tempo
    Dahlan pun Tidak Berdaya Tagih Dividen Freeport  

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menyatakan tak bisa berbuat banyak jika PT Freeport Indonesia tetap menolak menyetor dividen. Alasannya, suara pemerintah dalam rapat umum pemegang saham sangat kecil dibandingkan pemegang saham lainnya. (Baca: Freeport dan PLN Belum Setor Dividen) …

  • Industri Kertas Indonesia Kalah dari Singapura  

    Industri Kertas Indonesia Kalah dari Singapura  

    Tempo
    Industri Kertas Indonesia Kalah dari Singapura  

    TEMPO.CO, Jakarta - Meskipun memiliki pasokan bahan baku kertas yang besar, Indonesia masih kalah dari Singapura dalam hal ekspor produk cetakan. Ketua Umum Persatuan Perusahaan Grafika Indonesia (PPGI) Jimmy Junianto mengatakan saat ini nilai ekspor barang cetakan Indonesia baru mencapai US$ 226 juta, hanya seperenam dari nilai ekspor produk cetakan Singapura yang sebesar US$ 1,5 miliar. …

  • Singapura jadi raja pemberi utang ke Indonesia Rp 582,4 triliun

    Singapura jadi raja pemberi utang ke Indonesia Rp 582,4 triliun

    Merdeka.com
    Singapura jadi raja pemberi utang ke Indonesia Rp 582,4 triliun

    MERDEKA.COM. Bank Indonesia (BI) mengeluarkan data terbaru mengenai utang luar negeri Indonesia. Per Februari 2014, utang luar negeri Indonesia tembus USD 272,1 miliar atau setara dengan Rp 3107,4 triliun. utang ini terdiri dari utang luar negeri pemerintah dan bank sentral sebesar USD 129 miliar serta utang luar negeri swasta sebesar USD 143 miliar. ... …

TEMPO.CO, Jakarta - PT Lion Mentari Airlines akan mengganti kerugian korban Pesawat Lion Air Boeing 737-800 NG Bandung-Denpasar yang gagal mendarat di Bandara Ngurah Rai, Bali pada Sabtu, 13 April 2013 lalu. "Lion Air akan mengikuti Peraturan Menteri Perhubungan No.77 Tahun 2011 tentang Tanggung Jawab Pengangkut Udara," kata Menteri Perhubungan E.E. Mangindaan di kantornya, Senin, 15 April 2013, pukul.14.00.

Peraturan tersebut telah diperbaharui dengan Peraturan Menteri nomor 92 Tahun 2011. Peraturan Menteri mengatur penggantian kepada penumpang terkait ketentuan bila terjadi kecelakaan, kerusakan, kehilangan, dan barang bagasi yang hilang.

Untuk penumpang luka-luka dan harus menjalani perawatan di RS atau di klinik baik rawat jalan maupun inap, berdasarkan Peraturan Menteri Nomor 77 Tahun 2011, berhak mendapatkan ganti rugi hingga maksimal Rp 200 juta per penumpang. Kemudian kerusakan bagasi diganti kerugiannya Rp. 200 ribu per kilo dan maksimal Rp 4 juta.

"Lion Air juga bertanggung jawab untuk membiayai penumpang hingga sampai di rumah masing-masing," Mangindaan menjelaskan. Hingga kini Lion Air belum dapat dikonfirmasi mengenai jumlah ganti rugi tersebut.

Pesawat Boeing 737-800 yang jatuh di perairan Bali mengangkut 101 penumpang, yang terdiri dari 56 laki-laki, 39 perempuan, 5 anak-anak, dan 1 bayi serta 7 awak kapal, 2 pilot dan 5 awak kabin. Tidak ada korban meninggal dalam kecelakaan pesawat yang dipiloti Ghozali ini.

TIKA PRIMANDARI

Topik Terhangat TEMPO:Sprindik KPK || Serangan Penjara Sleman || Harta Djoko Susilo || Nasib Anas

Berita Terkait

Lion Air yang Jatuh di Bali Masih Diselidiki KNKT

Tergelincir di Bali, Calon Penumpang Batal Naik Lion Air 

Ini Rute Baru yang Disiapkan Garuda Indonesia

Lion Air Uji Narkoba Rambut Pilot Ghozali

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...