Gantung Sarung Tangan, Eks Kiper Petrokimia Putra Menekuni Ternak Burung Merpati Balap

Bola.com, Gresik - Mayoritas mantan pemain sepak bola biasanya akan menekuni bisnis yang masih berhubungan dengan si kulit bundar, ketika mereka gantung sepatu. Apakah berjualan kaos, melatih SSB, atau menjadi pelatih profesional.

Namun, apa yang dilakukan eks kiper Petrokimia Putra Gresik ini jauh dari ingar bingar sepak bola. Sejak gantung sarung tangan, Agus Jamal malah menekuni ternak burung merpati balap.

Usut punya usut, ternyata hobi ini telah dijalani Agus Jamal sejak 1993.

"Dulu saya hanya hobi. Dulu adik yang merawat merpati saya. Saya tak punya waktu, karena sibuk jadi pemain. Setelah pensiun main sepak bola, saya sendiri yang merawat burung-burung itu," ucap Agus Jamal.

Sosok yang pernah membela Persegi Gianyar, Bali, ini mengaku punya 10 pasang ekor merpati untuk penangkaran. Sementara merpati yang khusus untuk lomba, Agus Jamal memiliki 18 pasang.

"Merpati untuk lomba balap harus berpasangan. Yang jantan dilepas untuk adu balap, yang betina dipegang sebagai penarik si jantan waktu terbang. Soal pendapatan, lumayan bagus," kata mantan pemain sepak bola itu.

 

 

Hobi yang Menghasilkan

Pemilihan bisnis merpati balap tentu melalui perhitungan mendalam. Meski berangkat dari sebuah hobi yang digemarinya, Agus Jamal menuturkan sepasang merpati balap yang pernah menjuarai sebuah lomba bisa mencapai harga jutaan rupiah.

"Saya baru melepas sepasang merpati seharga tujuh juta rupiah. Sebelumnya pernah laku di atas harga itu. Kalau anak merpati balap dari induk dan jantan yang juara saya jual satu juta saja. Merpati kan mudah perawatannya dan sering bertelur. Dia juga tahan penyakit," tutur mantan pemain sepak bola di era galatama itu.

Jadi bisa dibayangkan bagaimana gembiranya Agus Jamal melakoni bisnisnya ini. Tak hanya memang merupakan hobi, tapi hasil yang didapatkannya pun tidak main-main.