Gara-gara Anggap Remeh, Presiden Brasil Positif Corona

Ridho Permana, Dinia Adrianjara
·Bacaan 1 menit

VIVA – Presiden Brasil, Jair Bolsonaro, dinyatakan positif terinfeksi Virus Corona atau COVID-19. Bolsonaro mengikuti tes untuk keempat kalinya hari ini, setelah mengalami beberapa gejala seperti demam tinggi.

Bolsonaro adalah salah satu pemimpin negara yang menganggap remeh COVID-19 sejak awal mula menyebar ke seluruh dunia. Dia menyebut COVID-19 sebagai 'little flu' dan mengatakan bahwa ia tak akan terkena dampak serius dari virus itu.

Bahkan presiden berusia 65 tahun itu mendesak para gubernur di negaranya untuk melonggarkan penguncian wilayah, yang menurutnya hanya akan merugikan perekonomian. Tak hanya itu, awal pekan lalu, dia melonggarkan peraturan tentang penggunaan masker kesehatan.

Bolsonaro menyampaikan pengumuman tersebut dalam wawancara televisi hari ini. Dia mengaku demam yang dialami sudah menurun dan merasa sangat sehat. Presiden Bolsonaro mengatakan mulai mengalami gejala pada hari Minggu dengan gejala suhu tinggi, batuk dan merasa tidak sehat.

"Tidak perlu khawatir karena saya tidak merasakan apa-apa, paling-paling itu ajan seperti flu kecil atau sedikit dingin," kata Bolsonaro dalam sebuah pernyataan awal April lalu, seperti dilansir BBC.

Saat itu, jumlah kematian akibat COVID-19 di Brasil masih di bawah 3 ribu dan jumlah infeksi sekitar 40 ribu orang. Namun jumlahnya meningkat drastis sejak saat itu. Awal pekan ini sudah lebih dari 65 ribu warga Brasil yang meninggal dunia, dan telah menginfeksi lebih dari 1.6 juta penduduk.

Meskipun jumlahnya meningkat, Presiden Bolsonaro berpendapat bahwa penguncian wilayah akan memiliki efek yang lebih merusak daripada virus itu sendiri. Dia menuduh media menyebarkan kepanikan dan paranoia di masyarakat.

Baca juga: Soroti Kalung Anti Corona, Fahri: Mungkin Virus Takut Bau Tertentu