Gara-gara Anthony Martial, Solskjaer Salahkan Semua Pemain MU

Robbi Yanto
·Bacaan 2 menit

VIVA – Manajer Manchester United, Ole Gunnar Soslkjaer enggan menyalahkan Anthony Martial saat timnya dikalahkan Sheffield United.

MU secara mengejutkan tumbang 1-2 dari tim juru kunci di Old Trafford, Kamis dini hari WIB, 28 Januari 2021. Sheffield membuka keunggulan di menit 23 melalui Kean Bryan.

Tandukan Harry Maguire menit ke-64 mengoyak gawang Sheffield dan membuat kedudukan 1-1. Sheffield kembali unggul di menit 74 via Oliver Burke. Skor 2-1 berakhir hingga laga usai.

Yang menjadi sorotan pada laga ini adalah Martial. Penyerang asal Prancis itu dinilai tak memberikan pengaruh dalam permainan. Dia hanya melepaskan satu percobaan ke gawang lawan selama 90 menit di atas lapangan.

Selain itu, Martial dianggap menjadi salah satu biang kerok gol Burke. Pasalnya, Martial malas mengejar bola saat Setan Merah diserang Sheffield.

Solskjaer menolak jika kekalahan dari Sheffield membuat Martial menjadi satu-satunya pemain yang disalahkan dan dikritik. Dia menyebut, seluruh pemainnya layak dikritik.

"Seluruh tim akan mungkin mendapatkan kritik dan saya sendiri juga. Saya kira Anthony tidak bebas dari kritik. Saya pikir kami semua mestinya dikritik karena kami tidak tampil bagus," kata Solskjaer, dikutip MSN.

"Saya tahu Martial, dia bekerja sangat keras di dalam latihan, mengasah finishing-nya, dia mengasah pergerakan dia. Saya tidak khawatir tentang hal itu. Dia adalah pemain bagus," sambungnya.

Martial dalam beberapa waktu belakangan ini memang kerap menjadi sasaran kritik. Mantan pemain AS Monaco itu baru mengemas lima gol dan tujuh assist dalam 25 penampilannya di seluruh kompetisi musim ini.

Lebih miris lagi, Martial sudah 10 laga tak mencetak gol. Sebelumnya dia mencetak gol ke gawang Aston Villa dalam pertandingan Piala Liga Inggris sebelum pergantian tahun.

Di sisi lain, kekalahan ini membuat MU gagal mengkudeta Manchester City. MU tertahan di peringkat kedua dengan 40 poin dari 20 laga. Setan Merah tertinggal satu angka dengan ManCity di puncak. Namun, The Citizens masih memiliki satu laga tabungan.

Meski menang, Sheffield belum beranjak dari juru kunci. The Blades baru mengumpulkan 8 poin dari 20 pertandingan.