Gara-gara Brosur, Pabrik Mobil Ini Rugi Rp11 Miliar

·Bacaan 1 menit

VIVA – Cara paling umum yang dilakukan diler mobil supaya orang mengetahui tentang produk baru yang mereka tawarkan, yakni dengan menyebar brosur.

Dalam secarik kertas tersebut, tertera semua spesifikasi dan fitur yang ditawarkan. Calon pembeli dapat dengan mudah mengetahui keunggulan produk tersebut, serta mengetahui mana tipe atau varian yang akan mereka bawa pulang.

Brosur juga kerap jadi andalan saat ada pameran otomotif, para tenaga penjual membagikannya ke pengunjung supaya mereka bisa membandingkan dengan produk milik kompetitor.

Begitu pentingnya brosur, sehingga jika ada kesalahan penulisan maka efeknya sangat fatal. Hal itu dialami oleh Ford Australia, seperti dikutip VIVA Otomotif dari laman Carscoops, Kamis 13 Mei 2021.

Pabrikan asal Amerika Serikat itu sedang mempromosikan produk Ford Mustang Mach 1, yakni seri performa dari sedan ikonik tersebut.

Ada tiga fitur yang diunggulkan pada Mach 1 generasi terbaru, yakni radar pemantau kecepatan, sensor parkir serta lampu kabut. Sayangnya, semua itu ternyata tidak tersedia di model tersebut.

Rupanya Ford melakukan kesalahan penulisan, di mana tiga fitur itu seharusnya hanya ada di Mustang versi standar saja.

Masalahnya, sudah ada sekitar 700 unit Mach 1 yang dikirim ke konsumen. Sebagai kompensasi, Ford memberikan perawatan berkala selama tiga kali secara gratis. Total nilainya diprediksi mencapai A$1 juta atau setara Rp11 miliar.

Sebagai informasi, Ford Mustang Mach 1 dibekali mesin delapan silinder berkapasitas 5.000cc, yang bisa menghasilkan tenaga 480 daya kuda serta torsi 569 Newton meter.