Gara-Gara Depresi, Pria di Bali Terjun Bebas dari Tebing Setinggi 60 Meter

Merdeka.com - Merdeka.com - Seorang pria bernama Made Adi Duada (41) nekat terjun dari tebing di dekat Pura Selonding di Banjar Kangin, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali, pada Sabtu (4/6).

"Diduga korban melakukan bunuh diri karena depresi dan sempat berpamitan dengan keluarga," kata Kapolsek Kuta Selatan Kompol I Ketut Sugiarta Yoga, Sabtu (4/6) siang.

Kronologinya, dari keterangan saksi Made Sumayasa menyampaikan, awalnya pihak keluarga mendapatkan informasi bahwa ada motor dan handphone korban di dekat tebing Pura Selonding dan saksi langsung memastikan kejadian itu dan menghubungi keluarga korban dan bersama-sama mencari korban dan saksi mencurigai adanya Pohon Gamal dilihat dari atas tebing yang patah-patah.

"Dan saksi menyampaikan agar turun melihat situasi di bawah tebing guna memastikan adanya korban," imbuhnya.

Sementara, dari keterangan saksi I Wayan Surancana memperoleh informasi dari Made Sumayasa dan menyampaikan bahwa keponakan saksi atau korban kendaraan dan handphonenya ditemukan di dekat tebing Pura Selonding dan saksi langsung menuju lokasi memastikan peristiwa itu.

Kemudian, saat di TKP sekitar pukul 09.50 Wita saksi mencari korban di sekeliling areal namun mencurigai adanya Pohon Gamal di pertengahan tebing dalam keadaan patah-patah dan saksi langsung mengambil kesimpulan untuk memastikan lokasi di tebing dan menemukan sandal korban di tengah tebing dan menelusuri ke bawah tebing.

"Dan menemukan korban tersangkut di akar Pohon Gamal masih menggunakan pakaian lengkap dan saksi naik kembali dari tebing untuk memberitahukan ke pihak keluarga bahwa korban sudah ditemukan dalam keadaan meninggal," ujarnya.

Sementara, barang-barang yang ditemukan di TKP satu unit sepeda motor vario warna putih DK 2577 CAR milik korban, handphone, dompet dan Surat- surat milik korban dalam keadaan lengkap.

"Korban saat ditemukan, mengalami luka pada kepala diduga karena benturan, luka lebam pada mata dan luka lecet pada lutut kaki, dan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia," ujarnya.

Selanjutnya, pada pukul 12.10 Wita tim Basarnas Bali mendatangi TKP dan melakukan evakuasi korban yang terjatuh di tebing. Korban terjatuh ke tebing diperkirakan ketinggian kurang lebih 60 meter

"Pihak keluarga tidak keberatan atas meninggalnya korban yang terjatuh dari tebing dan keluarga korban membuat surat pernyataan tidak keberatan disaksikan oleh Babhinkamtibmas dan aparatur Desa Pecatu," ujarnya. [rhm]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel