Gara-gara Kulit Gelap, Asmara Abigail Sulit Tembus Industri Film

Lutfi Dwi Puji Astuti, Sumiyati

VIVA – Nama Asmara Abigail mungkin sudah enggak asing lagi di telinga kamu. Selain menekuni dunia modelling dan menjadi penari, dara berkulit eksotis ini diketahui sudah membintangi beberapa judul film layar lebar, di antaranya Pengabdi Setan, Gundala, dan yang terbaru adalah Perempuan Tanah Jahanam.

Namun, kesuksesannya ini tidak didapat dengan mudah. Ia harus berjuang dari bawah, bahkan mengaku pada saat awal-awal, sulit diterima di industri perfilman, salah satu faktornya karena Asmara Abigail memiliki warna kulit yang gelap.

"Dulu waktu casting 2014 - 2018 dan awal-awal kuliah yang kulitnya warna gelap gak diterima. Orang ngatain aku hitam juga enggak masalah, hitam buat aku definisinya keren. Kebetulan waktu itu kulit aku hitam dan rambut pendek jadi susah banget dapet pekerjaan," ujarnya saat peluncuran salah satu produk kecantikan di kawasan SCBD Jakarta, Jumat 8 November 2019.

Tapi, wanita 27 tahun ini tidak lantas berputus asa. Sosok representasi wanita yang jadi pedomannya adalah Fahrani dan Kimmy Jayanti. Hingga akhirnya, ada casting yang diterima. "Kebetulan ada casting yang goal, meskipun jadi sidekick temannya yang hitam," kata dia.

Lebih lanjut Asmara bercerita, sekarang semuanya sudah berubah. Dunia perfilman makin beragam, dan orang-orang berkulit gelap seperti Asmara Abigail sudah bisa diterima, tidak hanya di film tapi berbagai profesi lain, seperti modelling.

"Lama-lama perfilman sekaranag juga makin beragam. Enggak cuma tipikal putih, cantik, manis, dan yang perempuan sekali. Sekarang perempuan lebih beraneka ragam dengan banyak profesi. Anak-anak muda sekarang justru beruntung. Pedoman look up perempuan yang keren enggak cuma satu tipe," kata Asmara.

Wanita kelahiran 3 April 1992 ini pun berharap, tidak hanya industri entertainment saja, tapi juga industri kecantikan dan masyarakat, makin terbuka dengan keberagaman.