Gara-Gara Pandemi, Anak Muda Terbiasa WFH dan Malas ke Kantor

Merdeka.com - Merdeka.com - Pandemi Covid-19 membuat anak muda atau generasi milenial betah bekerja dari rumah atau work from home (WFH). Selama 3 tahun terakhir mereka lebih suka bekerja dari jarak jauh ketimbang harus datang ke kantor.

"Saya enggak mengerti kenapa anak-anak muda sekarang itu enggak suka pergi ke kantor. Mereka lebih suka (bekerja) dari rumah ibunya," ungkap Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat memberikan sambutan di acara CEO Banking Forum di Jakarta, Senin (9/1).

Harus diakui pandemi yang terjadi sejak 3 tahun terakhir telah mengubah gaya hidup masyarakat, termasuk dalam hal bekerja. Apalagi bagi mereka yang mulai bekerja saat pandemi. Mereka sejak awal telah terbiasa bekerja dari jarak jauh. Sehingga kantor menjadi tempat asing bagi mereka.

"Kita semua kan hibernated kan ada di ruang masing-masing di rumah. Suddenly kantor itu menjadi tempat yang tidak familiar, you need adjust again," ungkapnya.

Situasi masyarakat saat ini sebenarnya sudah lebih percaya diri untuk keluar rumah walau status pandemi belum dicabut. Hal ini tidak terlepas dari kebijakan vaksinasi untuk membangun imunitas tubuh terhadap virus corona.

"3 tahun setelah ini kita merasa percaya diri dengan vaksin dan booster," kata dia.

Sayangnya dalam kondisi demikian, masyarakat harus berhadapan dengan masalah lain. Salah satunya kenaikan inflasi yang membuat harga barang-barang melonjak sebagai dampak perang dunia antara Rusia dan Ukraina.

"Tapi ini ternyata tidak kembali smooth dan lancar karena manusia ini tidak seperti listrik yang bisa di on-off. Pemulihan aktivitas terjadi tetapi suplai side belum ada," kata dia.

Sehingga tingkat konsumsi masyarakat yang berangsur pulih harus berhadapan dengan dampak kenaikan inflasi. Bahkan dampaknya diperkirakan berlangsung sepanjang tahun ini. [azz]