Gara-gara Pitt, Jennifer Aniston Tunda Menikah

TEMPO.CO, Los Angeles - Jennifer Aniston rupanya lelah jika terus-terusan dianggap mengikuti jejak mantannya Brad Pitt. Karena alasan itulah, Aniston dikabarkan menunda pernikahannya dengan tunangannya Justin Theroux. Padahal pasangan ini rencananya akan menikah musim panas mendatang.

Penundaan ini kabarnya dikarenakan Pitt juga akan menikah di musim yang sama dengan Angelina Jolie. "Dia (Aniston) tidak ingin hari besarnya dikait-kaitkan dengan mereka," ujar seorang sumber kpeada Us Weekly, Rabu 1 Mei 2013.

Awalnya, ketika Aniston mengetahui tentang rencana pernikahan Pitt dengan Jollie, dia langsung memutuskan untuk memindahkan hari pernikahannya. Bahkan Aniston memutuskan untuk menikah lebih dulu dari mantannya, tapi lalu ia berubah pikiran. "Justin (Theroux) merasa sedikit takut jika terlalu terburu-buru," tambah si sumber.

Tapi sekarang, Aniston tidak perlu terburu-buru lagi, karena ia akhirnya memutuskan untuk menunda semua rencana pernikahan itu. Padahal, Aniston sudah mempersiapkan semuanya untuk pernikahan keduanya ini dan usai  merampungkan film terbarunya. Bersama dengan tunangannya, mereka mendekor kembali kediaman mereka. "Tidak akan ada yang terjadi dalam beberapa bulan mendatang," papar si sumber meyakinkan.

Sepertinya keputusan untuk menunda semua ini bisa menjadi hal yang baik bagi Aniston. Karena, menurut si sumber, Aniston menjadi lebih mudah marah karena tekanan masalah persiapan pernikahan. Bahkan Theroux sendiri merasa Aniston belum pernah bersikap seperti itu.

Pasangan Aniston dan Theroux bertemu saat sama-sama membintangi film Wanderlust. "Justin itu pelindung, pria yang baik dan sangat menyenangkan," ungkap Aniston mengenai tunangannya ini dalam wawancara dengan majalah Marie Claire Australia.

DEWI RETNO

Berita Lain:

Ahok: Bayar Pajak Bangunan Kini Bisa di Kantor Pos 

Baku Tembak di Perbatasan, Polisi Afganistan Tewas 

Tolak Supermarket, Berdoa Dulu ke Makam Kiai 

Kubu Adi Bing Slamet Minta Eyang Subur Ditahan  

 

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.