Garang Saat Beraksi, Penampar Sopir Pikap Palembang Tidak Berkutik Diperiksa Polisi

Merdeka.com - Merdeka.com - Personel Polsek Kemuning Palembang mengamankan pria yang menampar sopir pikap. Kasus ini viral di media sosial beberapa waktu lalu. Dalam video, pelaku nampak gagah, namun tidak berkutik ketika menjalani pemeriksaan.

Kapolsek Kemuning AKP Shisca Agustina membenarkan penangkapan pelaku yang kini masih diperiksa penyidik. Hanya saja, Shisca belum membeberkan identitas pelaku dan kronologis penangkapan.

"Benar, pelaku sudah kami amankan, masih diperiksa di kantor," ungkap Shisca, Rabu (2/11).

Dia menegaskan, laporan penganiayaan tersebut tetap diproses sepanjang tidak ada jalur perdamaian antara korban dan pelaku. Pelaku dapat dijerat Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman dua tahun delapan bulan penjara.

"Apakah ada pelaku lain (istri pelaku), nanti kita lihat hasil pemeriksaan," ujarnya.

Diketahui, seorang sopir pikap berinisial RP (31) menjadi korban penganiayaan oleh seorang pria di Jalan Torpedo 20 Ilir, Kecamatan Kemuning, Palembang, Kamis (27/10). Aksi itu direkam oleh teman korban yang duduk di sebelahnya dan videonya viral di medsos.

Peristiwa itu terjadi berawal saat korban menegur pelaku yang mengendarai mobil bersama istrinya menerobos jalan dalam kondisi macet. Aksi pelaku tersebut semakin memperparah kemacetan.

Teguran korban membuat pelaku emosi. Dia menghampirinya dengan marah-marah, bahkan menampar wajahnya dua kali. Istri pelaku juga memaki-maki, namun korban tak terpancing.

Usai kejadian, korban melaporkan peristiwa itu ke Mapolsek Kemuning Palembang dengan nomor: STTLPN/11/X/2022/Sumsel/Restabes/Sekkmg. [cob]