Garin Nugroho Jadi Calon Wakil Gubernur Jateng  

TEMPO.CO, Semarang - Sineas ternama, Garin Nugroho, bakal bertarung dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah pada 2013 nanti.

Pada Selasa siang, 4 September 2012, Garin memberikan kuasa kepada peneliti dari Soegeng Sarjadi Syndicate, Sukardi Rinakit, untuk mengambil formulir pendaftaran di Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. "Garin mendaftar untuk posisi calon wakil gubernur," kata Sukardi.

Sukardi menjelaskan, Garin bersedia maju dalam pemilihan Gubernur Jawa Tengah dengan dua syarat, yakni menggunakan kendaraan PDIP dan menjadi wakil gubernur jika dipasangkan dengan Rustriningsih. "Mas Garin ini ingin jadi Gareng yang mendampingi Srikandi Rustriningsih," kata Suryadi.

Rencananya, Rustriningsih akan mengambil formulir di PDIP pada 5 September 2012. Sukardi beralasan memilih PDIP karena Garin adalah seorang nasionalis. Sukardi menilai Rustriningsih dan Garin cocok berdampingan.

Menurut dia, Rustriningsih di wilayah pemerintahan serta pembangunan ekonomi, sedangkan Garin di wilayah kultural. Garin, lanjut Sukardi, sudah lama bekerja di LSM dan cendekiawan. "Ini perpaduan yang saling melengkapi. Saya yakin pasangan ini sangat kuat," katanya.

Saat ditanya apakah sudah ada komunikasi antara Garin dan Rustriningsih, Sukardi memperkirakan sudah. Sebab, Garin hanya mau mendaftar jika mendapat kepastian bahwa Rustriningsih juga maju.

Sementara Sekretaris DPD PDIP Jawa Tengah Agustina Wilujeng mengatakan, Garin adalah pendaftar ke-14 di PDIP.

ROFIUDDIN

Berita terpopuler lainnya:

Kisah Kang Jalal Soal Syiah Indonesia (Bagian 6)

Andik Vermansyah Pindah Ke Liga Utama Amerika

Polisi Tahan Kuasa Hukum John Kei

Jarak Tempuh Sepeda Motor Bakal Dibatasi

Panwaslu: Iklan Televisi Jokowi Masuk Pelanggaran

Jangan Katakan Kalimat Ini ke Anak Anda

Doberman Ikut Jaga Hillary Clinton di Jakarta

Ronaldo Bakal Hengkang dari Real Madrid

Calo Penerimaan Pegawai Negeri Diungkap

Begini "Hotel" di Pesawat Boeing 747 Aeroloft

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.