Garuda Indonesia Siap Antar Vaksin COVID-19 hingga ke Pelosok

Fikri Halim
·Bacaan 2 menit

VIVAGaruda Indonesia mengaku siap diamanahkan terkait misi kemanusiaan yaitu pengiriman vaksin COVID-19. Dalam tugas ini, faktor profit disebut tidak melulu diutamakan karena itu merupakan tugas sebagai maskapai milik negara.

Hal itu diungkapkan oleh Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra. Dia menyatakan, Garuda Indonesia Group sangat siap jika dipercaya untuk mendistribusikan vaksin ini ke seluruh Indonesia.

Bahkan jika nantinya diperlukan mengangkut dengan jumlah besar, pihaknya juga siap menyediakan penerbangan khusus, walaupun harus membawanya ke daerah pelosok di Tanah Air.

"Beberapa persiapan juga telah dilakukan oleh pihak Garuda Indonesia, selain dari sisi angkutan yang siap dibawa ke rute yang dimiliki, maskapai ini akan latih para awak kabin bagaimana penanganannya saat membawa kargo tersebut," kata Irfan dikutip dari keterangan tertulis, Rabu 16 Desember 2020.

Dia mengungkapkan, pendistribusian produk farmasi menjadi tantangan tersendiri karena memerlukan standar dan protokol yang ketat. Kualitas safety dan security pada cargo handling, penerapan protokol higienitas produk, dan akurasi waktu pengiriman kargo menjadi bagian penting dalam rantai distribusi produk farmasi.

Oleh karenanya, Garuda Indonesia berkomitmen untuk memastikan perusahaan telah siap menjawab berbagai tantangan tersebut, salah satunya melalui perolehan Pharmaceutical Certificate yang telah diperoleh Garuda.

"Kami juga tentunya berharap sertifikasi ini juga dapat semakin memperluas portofolio bisnis kargo Garuda Indonesia melalui layanan angkutan kargo farmasi yang kami proyeksikan dapat menjadi potensi pangsa pasar yang menjanjikan ke depannya," katanya.

Irfan menegaskan, keinginan pihaknya untuk bisa mengangkut vaksin tersebut bukan hanya bisnis semata dengan mengejar keuntungan yang besar. Tapi semata-mata ingin memberikan perannya sebagai dari perusahaan negara yang dapat berpartisipasi dalam sisi kemanusiaan.

"Terlebih lagi, pada kondisi COVID-19 ini, di mana semua pihak diharapkan partisipasinya agar pandemi dapat segera selesai dan kehidupan ekonomi kembali seperti sedia kala," kata dia.

Irfan melanjutkan, maskapai Garuda sebelumnya juga telah beberapa kali digunakan untuk mengangkut pemulangan Warga Negara Indonesia (WNI) dari beberapa negara dan juga menerbangkan Warga Negara Asing (WNA) ke negara asal mereka.

Terbaru, Garuda Indonesia dipercaya dan sukses mengangkut vaksin COVID-19 buatan Sinocav dari Tiongkok ke Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.

"Tidak jarang dalam menjalankan misi kemanusiaan ini kami tidak memperoleh profit. Dan pengiriman vaksin COVID-19 ini merupakan misi kemanusiaan yang membutuhkan sinergitas seluruh pihak," kata Irfan.

Untuk dapat mengangkut vaksin tersebut, dijelaskan Irfan, pihaknya telah melakukan persiapan cukup lama. Pihaknya berhasil meraih ‘Pharmaceutical Certificate’ untuk Pharmaceutical Good Distribution Practice (GDP), yang merupakan sertifikasi jaminan kualitas layanan angkutan kargo farmasi pertama bagi maskapai penerbangan di Indonesia.

Sertifikasi tersebut diperoleh dari serangkaian proses audit yang dilakukan oleh lembaga auditor independen - Sucofindo pada Oktober 2020 terhadap kapabilitas pengangkutan dan penyimpanan produk farmasi pada layanan kargo udara Garuda Indonesia.

Proses sertifikasi tersebut mengacu kepada pemenuhan 180 kriteria standardisasi World Health Organization (WHO) terkait Good Distribution Pharmaceutical Product and Good Storage Practices for Pharmaceutical. Ini meliputi antara lain proses handling of acceptance, storage and delivery produk farmasi, hingga pelatihan GDP bagi karyawan yang terlibat di bidang warehouse serta cargo handling. (art)