Garuda Shield Resmi Dimulai, Jenderal Amerika Terkesima dengan TNI AD

·Bacaan 2 menit

VIVA – Latihan Bersama antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat dengan Angkatan Darat Amerika Serikat (US Army) yang bertajuk Garuda Shield ke-15 Tahun 2021 hari ini secara resmi dibuka oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa di Puslatpur Baturaja, Palembang, Sumatera Selatan.

Latihan bersama Garuda Shield ke-15 dibuka dengan Upacara Pembukaan yang mana Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa bersama Commanding General USARPAC, General Charles A. Flynn menjadi inspektur upacara yang dihadiri oleh ribuan tentara dari dua negara sahabat itu.

Ada yang menarik dalam acara pembukaan latihan Garuda Shield tersebut. Ternyata, Komandan Perang Angkatan Darat Amerika bagian Pasific, General Flynn sangat terkesima dengan TNI Angkatan Darat. Hal itu diungkapkan General Flynn ketika berbicara di hadapan ribuan tentara dari dua negara sahabat yang hadir di Puslatpur Baturaja, Sumsel.

General Flynn menyatakan bahwa dirinya sangat terkesan dengan profesionalisme prajurit TNI Angkatan Darat. Dia juga mengucapkan terima kasih atas keramahan yang ditunjukkan kepadanya selama latihan berlangsung.

"Latihan ini merupakan simbol dari tujuan yang lebih besar dari kerja sama militer Indonesia dan Amerika di masa depan," kata General Charles A. Flynn dikutip VIVA Militer dari keterangan resmi Dispenad, Rabu malam, 4 Agustus 2021.

Dalam kesempatan yang sama, Kasad Jenderal TNI Andika mengatakan, latihan yang melibatkan 2.161 prajurit TNI Angkatan Darat dan 1.547 US Army itu, bukan hanya bertujuan untuk meningkatkan hubungan bilateral kedua negara saja, namun juga dapat meningkatkan kemampuan prajurit TNI Angkatan Darat dan US Army.

Jenderal TNI bintang empat di Matra Angkatan Darat itu juga menjelaskan, Garuda Shield ke-15 Tahun 2021 adalah latihan terbesar dan merupakan pengalaman pertama terjun lintas negara yang tidak pernah dialami generasi sebelumnya.

"Bagi generasi muda yang tergabung dalam latihan ini, semoga melalui Garuda Shield akan membentuk prajurit-prajurit calon pemimpin TNI AD di masa depan yang profesional dan bertaraf internasional," ujarnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pembukaan Latihan Bersama (Latma) Garuda Shield ke-15 itu juga ditandai dengan penerjunan 569 prajurit Garuda Airborne yang dilakukan oleh gabungan penerjun TNI Angkatan Darat dengan Divisi 82 Airborne US Army dari sembilan pesawat C-17 Globe Master yang diberangkatkan dari Amerika Serikat.

569 penerjun Garuda Airborne berhasil mendarat dengan selamat dan sempurna di titik penerjunan, Talang Sipin, Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) TNI AD Baturaja, Sumatera Selatan. Dari 569 penerjun Garuda Airborne terdapat 91 prajurit TNI Angkatan Darat yang sudah mendapatkan kualifikasi sebagai pasukan Para atau Lintas Udara.

Latihan tempur dua negara yang akan dilaksanakan sampai pada tanggal 14 Agustus 2021 mendatang itu akan diselenggarakan di tiga lokasi berbeda yaitu di Puslatpur Kodiklatad Baturaja, Palembang, Sumatera Selatan, Puslatpur Amborawang, Kalimantan Timur, dan Puslatpur Makalisung, Minahasa.

Latihan terbesar dalam sejarah TNI Angkatan Darat itu akan menyuguhkan sejumlah materi yang dilatihkan, diantaranya, Staff Exercise, Field Training Exercise (FTX), Live Fire Exercise (LFX), Aviation dan Medical Exercise (Medex) serta dua program latihan yang akan digabungkan, yaitu Joint Combined Exchange Training (JCET) dan Garuda Airborne.

Baca: 569 Penerjun Pilihan TNI AD dan US Army Gegerkan Langit Palembang

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel