Garuda Sudah Terbangkan 96 Pesawat Lewat Soetta

  • IPW Temukan Kejanggalan Akuisisi BTN oleh Mandiri

    Antara

    Jakarta (Antara) - Indonesia Property Watch menemukan kejanggalan rencana akuisisi atau mengalihkan saham PT Bank Tabungan Negara (Persero) oleh pemerintah kepada PT Bank Mandiri TBK. "Banyak kejanggalan, pertama, sebelum ada rencana akuisisi ini, `fit and proper test` (uji kelayakan dan kepatutan) ini masih belum matang, tiba-tiba penggantinya ada dan ada surat dari Kementerian BUMN," kata DIrektur Eksekutif IPW Ali Tranghanda dalam sebuah diskusi di Jakarta, Senin. ... …

  • Dahlan dianggap bikin blunder melebur BTN-Mandiri

    Dahlan dianggap bikin blunder melebur BTN-Mandiri

    Merdeka.com
    Dahlan dianggap bikin blunder melebur BTN-Mandiri

    MERDEKA.COM. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan meneruskan gagasan yang sudah dicetuskan sejak era Menteri Tanri Abeng, yakni meleburkan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) menjadi anak usaha PT Bank Mandiri Tbk (BMRI). Keduanya adalah bank pelat merah yang telah melantai di bursa saham. …

  • Agus Marto: BI Hanya Awasi Prudensial

    Agus Marto: BI Hanya Awasi Prudensial

    TRIBUNnews.com
    Agus Marto: BI Hanya Awasi Prudensial

    TRIBUNNEWS.COM - Agus menyerahkan hal tersebut kepada Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan …

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA --  Hingga pukul 16.00 WIB sore ini, Garuda Indonesia telah menerbangkan sebanyak sebanyak 96 penerbangan dari total 156 penerbangan dari Bandara Soekarno-Hatta.

Sebanyak lebih kurang delapan penerbangan mengalami keterlambatan hingga 30 menit akibat menunggu penumpang dan awak pesawat yang terjebak macet dan banjir.

Sebanyak empat penerbangan mengalami keterlambatan hingga dua jam antara lain GA-866 ke Bangkok yang seharusnya berangkat pukul 09.40 WIB akhirnya berangkat pukul 12.00 WIB, dan GA-416 ke Denpasar, yang seharusnya berangkat pukul 10.45 WIB di re-schedule menjadi pukul 13.00 WIB.         

"Dalam situasi darurat ini Garuda a juga memfasilitasi penumpang yang tertinggal pesawat - dikarenakan terlambat tiba di Bandara - untuk diterbangkan dengan penerbangan selanjutnya yang available. Garuda tidak mengenakan biaya “cancellation fee” bagi penumpang yang terlambat untuk dialihkan ke pesawat selanjutnya," kata juru bicara Garuda, Pujobroto dalam rilis persnya, Kamis (17/1/2013).

Untuk menjamin kelancaran operasional penerbangan, jelasnya, Garuda mengimplementasikan “contingency plan” khususnya menyangkut operasional penerbangan, jadwal penugasan dan penjemputan awak pesawat, serta rotasi pesawat.

"Sesuai “contingency plan” tersebut, Garuda Indonesia telah memajukan lebih cepat jadwal penjemputan awak pesawat ke bandara, menyiapkan awak pesawat cadangan di bandara, dan menginapkan awak pesawat yang memiliki jadwal penerbangan terdekat (dalam 24 jam) di hotel – hotel di sekitar bandara," tandas Pujo.

Baca juga:

  • Sriwijaya Gratiskan Biaya Jadwal Ulang Penerbangan
  • Indonesia AirAsia Buka Enam Rute Baru
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...