Garudafood Catat Laba Bersih Tumbuh 48,07 Persen hingga Kuartal III 2021

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (GOOD) membukukan kinerja positif hingga September 2021. Perseroan membukukan pertumbuhan penjualan dan laba bersih.

Mengutip keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Minggu (31/10/2021), PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk mencatat penjualan bersih Rp 6,36 triliun hingga kuartal III 2021. Realisasi penjualan itu tumbuh 10,94 persen dari periode sama tahun sebelumnya Rp 5,74 triliun.

Beban pokok penjualan naik 10,48 persen menjadi Rp 4,57 triliun hingga kuartal III 2021 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 4,13 triliun. Dengan demikian, laba bruto tumbuh 12,12 persen dari Rp 1,60 triliun hingga kuartal III 2020 menjadi Rp 1,79 triliun hingga kuartal III 2021.

Perseroan mencatat beban penjualan naik menjadi Rp 895,21 miliar hingga kuartal III 2021 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 828,77 miliar. Penghasilan operasi lainnya naik menjadi Rp 103,61 miliar hingga kuartal III 2021 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 83,57 miliar.

Perseroan mencatat penurunan beban umum dan administrasi dari Rp 426,17 miliar hingga kuartal III 2020 menajdi Rp 382,49 miliar hingga kuartal III 2021. Beban operasi lainnya susut menjadi Rp 39,65 miliar hingga kuartal III 2021 dari kuartal III 2020 sebesar Rp 68,07 miliar.

Dengan demikian, laba usaha melonjak 60,49 persen menjadi Rp 584,10 miliar hingga kuartal III 2021. Pada periode sama tahun sebelumnya, perseroan meraup laba usaha Rp 363,93 miliar.

PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk meraup laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik 48,07 persen menjadi Rp 313,82 miliar hingga kuartal III 2021 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 211,94 miliar.

Perseroan mencatat laba per saham dasar naik dari 5,75 hingga kuartal III 2020 menjadi 8,56 hingga kuartal III 2021.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Total Liabilitas dan Aset

Ilustrasi Laporan Keuangan.Unsplash/Isaac Smith
Ilustrasi Laporan Keuangan.Unsplash/Isaac Smith

Total liabilitas perseroan tercatat Rp 3,63 triliun hingga September 2021, dan turun dari periode Desember 2020 sebesar Rp 3,67 triliun. Total ekuitas susut menjadi Rp 2,87 triliun hingga September 2021 dari Desember 2020 sebesar Rp 2,89 triliun.

Perseroan mencatat aset turun menjadi Rp 6,51 triliun hingga September 2021 dari periode Desember 2020 sebesar Rp 6,57 triliun. Perseroan kantongi kas dan setara kas Rp 807,75 miliar hingga September 2021.

Pada penutupan perdagangan Jumat, 31 Oktober 2021, saham GOOD turun 0,98 persen ke posisi Rp 505 per saham. Saham GOOD dibuka stagnan Rp 510 per saham. Saham GOOD berada di level tertinggi Rp 510 dan terendah Rp 496 per saham.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel