Gatot Supiartono, Karir Moncer Berakhir Tragis?

TEMPO.CO, Jakarta--Latar belakang Gatot Supiartono sangat cemerlang. Dia adalah auditor Utama Keuangan Negara I Badan Pemeriksa Keuangan. Spesialisasi pria 54 tahun ini adalah membidangi investigasi, sebuah pekerjaan yang tidak semua orang di lingkungan BPK mampu menjalani.

Nama Gatot tiba-tiba lekat dengan tewasnya Holly Angela di Apartemen Kalibata City pada 30 September lalu. Padahal, ketika Holly, yang punya nama asli Niken Hayu Winanti, menemui ajal, Gatot Supiartono berada di Australia untuk menjalankan tugas kantor. Polisi menangkap dua tersangka dan belakangan Gatot juga ditetapkan sebagai tersangka.

Siapakah Gatot? Benarkah  dia suami Holly yang menikah secara siri? Teka-teki itu belum terjawab di sini. Yang jelas, karier Gatot di BPK tercatat moncer. Sejak 2005, Gatot menjabat Inspektur Utama Pengawasan Khsusus. Sebelumnya, dia seorang auditor di Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) yang membidangi investigasi.

Menurut sumber Tempo, Gatot pernah memeriksa beberapa lembaga negara, seperti Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Kementerian Luar Negeri, Kepolisian RI, Komisi Pemberantasan Korupsi, Kejaksaan Agung, dan Badan Intelijen Negara. Sebagai pejabat eselon I, kata sumber itu, Gatot termasuk pegawai negeri sipil golongan IV E dengan gaji pokok Rp 4,7 juta per bulan. "Ditambah dengan berbagai tunjangan, total gaji yang diterima Rp 41,1 juta per bulan," ujarnya. 

Gara-gara terseret kasus Holly, terhitung sejak kemarin, BPK membebastugaskan Gatot dari jabatannya. "Sebagai penggantinya, BPK mengangkat pelaksana tugas harian, Barlean Suwondo," kata Sekretaris Jenderal BPK, Hendar Ristriawan. Penonaktifan tersebut dilakukan untuk memudahkan kepolisian memeriksa Gatot.

Meski dibebastugaskan, kata Hendar, Gatot tetap masuk kantor saban hari. Hanya, dia tak lagi mengerjakan tugas-tugas yang berkaitan dengan jabatannya. Hendar menambahkan, selain dibebastugaskan, Gatot akan diperiksa oleh tim BPK atas dugaan pelanggaran disiplin. "Karena mempunyai istri lebih dari satu dan tak melapor."

ALI NY | MARTHA THERTINA

Terhangat:

Dinasti Banten | Setahun Jokowi-Ahok | Pembunuhan Holly Angela

Berita terkait:

Detik-detik Pembunuhan Holly Angela Versi Polisi

Inil Barang Bukti Kasus Pembunuhan Holly Angela

Gatot Suami Holly Angela Jadi Tersangka

Polisi: Gatot Sering Curhat Soal Holly ke Surya

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Apakah kandidat nama cawapres Jokowi yang beredar sekarang sudah sesuai dengan harapan Anda?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat