Gawat, Kapal Mata-mata Rusia Berhasil Rekam Aib Rudal Amerika

·Bacaan 1 menit

VIVA – Sebuah kapal intai Angkatan Bersenjata Rusia (VSRF) berhasil memasuki wilayah perairan Amerika Serikat (AS), dan menyaksikan langsung kegagalan uji coba rudal pertahanan udara Negeri Paman Sam.

Menurut laporan yang dikutip VIVA Militer dari BulgarianMilitary, kapal mata-mata Angkatan Laut Rusia (VMF) memasuki perairan Hawaii untuk memantau uji coba rudal militer Amerika. Benar saja, uji coba rudal pertahanan udara itu berakhir gagal.

Dalam uji coba yang digelar akhir pekan lalu, kapal perang Amerika Serikat yang dilengkapi dengan sistem pertahanan anti-rudal balistik Aegis disebut dua kali gagal.

Dilengkapi dengan sensor canggih, sistem Aegis militer Amerika disebut gagal melacak dan mengadang rudal balistik yang sengaja ditembakkan. Hingga saat ini, Angkatan Laut AS belum memberikan pernyataan terkait gagalnya uji coba tersebut.

Di sisi lain, Badan Pertahanan Rudal Amerika Serikat (MDA), hanya memberikan pengakuan terkait kegagalan uji coba rudal dan belum menerangkan penyebabnya.

"Tujuan dari pengujian ini adalah untuk mendemonstrasikan kemampuan pertahanan rudal balistik (BMD) Aegis, yang dikonfigurasi untuk mendeteksi, melacak, menyerang dan mengadang target rudal balistik jarak menengah, dengan dua rudal Standard Missile-6. Tapi, kami tidak bisa melakukan intersepsi," bunyi pernyataan MDA.

Munculnya kabar bahwa pihak militer Rusia mengetahui kegagalan uji coba sistem pertahanan anti-rudal balistik AS, juga direspons oleh MDA.

Dalam pernyataan lainnya, MDA memastikan akan segera melakukan pelacakan terhadap kemungkinan sabotase dari pihak asing.

"Para pejabat program ini telah memulai tinjauan ekstensif untuk menentukan penyebab masalah apa pun, yang mungkin mencegah penyadapan. Dan, akan menganalisa hasilnya secara menyeluruh," lanjut pernyataan MDA.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel