Gawat, The Minions Ditantang Raksasa Sungai Gangga di Olimpiade Tokyo

·Bacaan 2 menit

VIVA – Ganda putra Indonesia dihadapkan dengan ujian berat di fase awal ajang Olimpiade Tokyo 2020. Hal itu diketahui setelah drawing cabang olahraga bulutangkis yang telah dilakukan.

Wakil-wakil Indonesia memang mendapat hasil yang beragam di drawing tersebut, namun ganda putra yang paling menyita perhatian. Pasangan Kevin Sanjaya Sukamoljo/Marcus Fernaldi Gideon masuk di Grup A.

Mereka bersama pasangan Taiwan, (Lee Yang/Wang Chi Lin), India (Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty) dan Inggris (Ben Lane/Sean Vendy).

Mengintip soal calon lawan Kevin/Marcus, tampaknya The Minions bakal menghadapi lawan yang berat. Selain Lee Wang/Wang Chi Lin yang saat ini menempati rangking tiga dunia, ada juga Satwiksairaj/Chirag).

Berbicara soal Satwiksairaj/Chirag nama keduanya menjadi sorotan karena sepakterjang mengerikan mereka di French Open 2019 dan Fuzhou China Open 2019.

Bagaimana tidak di dua turnamen itu tak ada satupun ganda putra dunia yang mampu mengalahkan Satwiksairaj/Chirag. Malahan mereka membantai para raksasa ganda putra dunia. Mereka hanya tumbang di tangan penguasa ranking 1 dunia, Kevin/Marcus kala itu.

Pada semifinal mereka menumbangkan Juara Asia 2019, Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe. Wakil Jepang Itu dilibas juga cuma dalam dua game dengan poin dramatis 21-11, dan 25-23. Mereka baru tumbang di final dari tangan The Minions.

Sedangkan di Fuzhou China Open, di babak 16 besar Satwiksairaj/Chirag secara tak terduga kemballi mengalahkan ganda putra Jepang yang mengalahkan Kevin/Marcus di final Badminton Asia Championships 2019, Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe.

Endo/Yuta dilumat Satwiksairaj/Chirag melalui laga panjang berdurasi 1 jam 6 menit dengan skor 21-18, 21-23 dan 21-11.

Dan yang paling menakutkan lagi, mereka menjadi penghancur mimpi tuan rumah China untuk bisa menjuarai sektor ganda putra turnamen ini. Sebab, di perempatfinal satu-satunya wakil China yang tersisa yaitu Li Junhui/Liu Yuchen dilibas tanpa ampun.

Hebatnya lagi, Satwiksairaj/Chirag tak memerlukan game tambahan untuk menyingkirkan Juara Dunia 2018 itu dari Fuzhou China Open 2019. Junhui/Yuchen dihancurkan dalam dua game saja dengan angka 21-19 dan 21-15. Dan lagi-lagi akhirnya mereka tumbang di tangan Kevin/Marcus di semifinal.

Tentu ini perlu diwaspadai Kevin/Marcus. Memang kerap menghabisi mereka, namun motivasi di Olimpiade 2020 jelas berbeda, ditambah lagi kondisi Pandemi COVID-19 yang membuat para pemain jarang berlaga.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel