Gayus Tambunan Beli Rumah Dekat Penjara Sukamiskin

TEMPO.CO, Bandung-Terpidana kasus korupsi perpajakan Gayus Halomoan Tambunan membeli rumah di dekat penjara tempat dia dibui, Lapas Sukamiskin Bandung. Rumah berlokasi di Jalan Pacuan Kuda 22 A itu dibeli atas nama mertuanya, Dayu Permata, pada September 2012 lalu.

Pembelian rumah ini terbongkar setelah Komisi Antikorupsi melacak rumah tersangka suap hakim Toto Hutagalung pada pekan lalu, Kamis 11 April 2013. Dalam akta jual beli tersebutr,  rumah satu lantai bercat putih di atas lahan 743 m2 itu dibeli Dayu dari Toto, sebagai kuasa istrinya, Euis Kustini, seharga Rp 850 juta.

Di Jalan Pacuan Kuda, rumah atas nama Dayu ini menjorok beberapa puluh meter dari badan jalan ke arah barat. Letak jalan masuknya persis di seberang bagian selatan bangunan Penjara Wanita Bandung. Batas timur penjara khusus ini terletak sekitar 100 meter di barat Penjara Sukamiskin, tempat Gayus dibui.

Seorang perwira dari Kepolisian setempat mengaku mendapat laporan dari anak buahnya bahwa rumah dengan gerbang besi warna hijau itu dibeli mertua Gayus dari Toto Hutagalung. "Katanya harganya Rp 850 juta, tapi kalau lihat lahan riilnya, kayaknya lebih mahal,"ujar dia sambil menolak dikutip nama.

Selanjutnya: Rumah tersebut kini tengah...

Rumah tersebut kini tengah direnovasi.  Sedikitnya empat pekerja tampak di sekitar rumah. Selain satu set sofa dan meja di ruang tamu, bagian lain dalam rumah, termasuk loteng di bagian belakang tampaknya kosong. Ada sebuah bekas akuarium dan beberapa lembar kaca ukuran besar di bagian belakang dan tengah rumah.

Ada lebih dari 5 kamar di rumah ini yang beberapa pintunya tertutup. Sementara di halaman nan jembar itu tampak sedang dibuat dua bangunan baru. Satu diantaranya terletak di dekat gerbang masuk. Jalan akses menuju rumah tampak dua bangunan semi permanen bercat merah dan hitam.

Di salah satu bangunan semi ini tertulis Pos Jaga Brigade dan di dinding dalam terpasang foto Megawati Soekarnoputri. Sementara di bagian atas depan tertulis pupus tulisan 'Gasibu Macan Putih'.

"Waktu masih ditempati Pak Toto dulu rumah ini biasa jadi tempat nongkrong anggota Ormas Gasibu (Macan Putih dan Pajajaran pimpinan Toto) dan kegiatan keagamaan agama Pak Toto,"ujar Komar Ariana, salah satu penjaga rumah.

Selanjutnya: Penyidik KPK memeriksa rumah....

Komar membenarkan penyidik Komisi Antikorupsi sempat memeriksa rumah eks keluarga Toto tersebut Kamis pekan lalu. Penyidik, ia menduga, mengira rumah itu masih milik Toto. Komar pun mengaku sempat mendampingi para penyidik itu sebagai saksi pemeriksaan.

"Mereka 6 orang dari KPK datang sekitar jam 09.30 WIB. Tapi setelah tahu rumah ini sudah dijual, mereka hanya minta bukti copy akta jual-belinya. Terus pergi lagi. Berkasnya minta difax,"kata Komar Kamis 11 April 2013.

Kepada Tempo dienggan menyebutkan  rumah nomor 22 A itu kini milik Gayus. "Yang jelas rumah ini dibeli oleh Dayu Permata," ujar Komar.

Dari akta jual-beli yang ditunjukkan Komar, Dayu, kelahiran Banjarmasin 58 tahun lalu, adalah PNS warga Jalan Cempaka No. 57 RT 003/RW 012 Kelurahan Rawa Badak Utara, Kecamatan Koja, Jakarta Utara. Akta jual-beli diteken 25 September 2012. Saat hendak dikonfirmasi ulang, Komar, polisi paruh baya berpangkat Aiptu, kini menghilang. Dihubungi via telefon genggamnya, tak aktif.

ERICK P. HARDI

Topik Terhangat:

Serangan Penjara Sleman| Harta Djoko Susilo | Nasib Anas

Berita Terpopuler

Mahfud MD Masuk Bursa Calon Kapolri 

Aceng Fikri dan Ahmad Dhani Jadi Capres Idaman NU

Modus Pencurian Pulsa di Telepon Anda

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.