Gebrakan Dolce & Gabbana, Luncurkan Koleksi Busana bagi Perempuan Berukuran Plus

Liputan6.com, Jakarta - Memiliki badan besar seringkali menyulitkan perempuan mencari gaun dari brand fesyen ternama. Kebanyakan hanya menyediakan ukuran kecil hingga standar. Namun, Dolce & Gabbana, brand fesyen ternama asal Italia mendobrak standar yang ada dengan meluncurkan koleksi pra musim gugur 2019 untuk mereka yang berukuran plus.

 

Dilansir South China Morning Post, Rabu (14/8/2019), umumnya, brand pakaian ternama tidak mengeluarkan pakaian dengan ukuran besar. Contohnya, ukuran terbesar pakaian brand Balenciaga dan Balmain hanya sampai 12 standar Amerika Serikat atau setara dengan ukuran L di Indonesia.



Ukuran yang ditambahkan oleh Dolce & Gabbana adalah ukuran 22 standar Amerika Serikat atau setara dengan XXXL. Hal ini menjadikan brand tersebut menjadi brand fesyen mewah yang pertama mengeluarkan pakaian dengan ukuran plus size.

Pihak Dolce & Gabbana mengatakan bahwa misi mereka adalah memberitahu bahwa kecantikan seorang wanita tidak hanya dilihat dari ukuran pakaian, seperti yang dikutip dari The Independent. Selain itu, mereka menyatakan proyek ini adalah bentuk komitmen mereka dalam dunia fesyen untuk memberikan perhatian kepada keberagaman tubuh wanita.

Peluncuran koleksi itu disambut positif oleh pecinta fesyen dunia karena brand yang telah berdiri sejak 1985 ini telah mendobrak dunia fesyen dan memberikan kesempatan kepada semua orang dengan bentuk badan apapun untuk dapat memakai pakaian bermerek terkenal.

Seksi dan Feminin

Koleksi pakaian Dolce & Gabbana untuk koleksi pra musim gugur 2019. (dok. Dolce & Gabbana/Novi Thedora)

Koleksi pra musim gugur kali ini mengusung motif floral dan leopard. Dalam koleksi tersebut, Dolce and Gabbana menyediakan sederet model, seperti gaun ruffle penuh motif bunga lili merah, rok renda hitam dengan kancing logo yang berkilauan, gaun motif leopard pas badan, dan lainnya yang terbuat dari beragam material, seperti kadi sutra, brokat keemasan, sifon, jacquard, dan tweed abu-abu dan hitam.

Seluruh koleksi tersedia hingga ukuran 18. Ke depan, koleksi juga menghadirkan ukuran plus. Dilansir dari Vogue, Dolce & Gabbana memang telah menggaet model plus-size seperti Ashley Graham dan Tess McMillan untuk mengampanyekan proyek mereka ini.

Gebrakan ini seolah memperbaiki citra Dolce and Gabbana yang belakangan tersandung masalah. Yang terakhir adalah saat show mereka batal dilangsungkan di Tiongkok lantaran dianggap menampilkan iklan yang rasis. (Novi Thedora)

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: