Gede Pasek Suardika Daftar Calon DPD

Denpasar (ANTARA) - Ketua Komisi III DPR RI Gede Pasek Suardika mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bali untuk menjadi calon anggota Dewan Perwakilan Daerah pada Pemilu Legislatif 2014.

"Saya sudah menyampaikan ke Bapak Susilo Bambang Yudhoyono lewat SMS menyangkut pilihan saya ke DPD, dan Beliau sudah merestui melalui SMS juga melalui ajudannya," kata politisi dari Partai Demokrat itu di sela-sela pendaftaran di KPU Bali di Denpasar, Jumat.

Ia menegaskan bahwa majunya ke DPD bukan karena dirinya sebagai loyalis Anas Urbaningrum atau terjadi kubu-kubuan dalam Partai Demokrat. "Ini murni pilihan politik saya dan sebenarnya impian sejak lama. Tentu saja dengan banyak pertimbangan yang ada," ujarnya.

Pasek menyampaikan pertimbangannya untuk menjadi calon DPD agar bisa fokus mengurus ibunya yang sedang sakit dan ingin berjuang dalam lingkup yang lebih kecil, yakni Bali saja.

"Kalau menjadi anggota DPR itu luas cakupannya, seluruh Indonesia. Tetapi kalau jadi anggota DPD, fokusnya kan hanya Bali," ucapnya sembari menyebut Anas pun sudah setuju dengan sikap politiknya itu karena pilihan politik menjadi urusan masing-masing individu.

Saat datang ke KPU Bali, Pasek membawa sejumlah persyaratan administrasi yang dibutuhkan. Ia datang ditemani istrinya Evi Lestari Andajani dan beberapa tim sukses.

Sebagai bukti dukungan masyarakat, Pasek memperlihatkan 6.666 fotokopi KTP dukungan dari lima kabupaten minimal di Bali. Dukungan tersebut terbanyak berasal dari Kabupaten Karangasem, Buleleng, Denpasar, Bangli, Gianyar, dan beberapanya tersebar di beberapa kabupaten lainnya di Bali.

Ia mengakui sangat menyukai angka dan baginya merupakan angka keberuntungan. Tak heran semua mobilnya berpelat nomor 6 seperti yang ditumpanginya saat mendaftar Toyota Land Cruiser Prado DK 6 PS.

"Maunya daftar besok tetapi hari ini harus balik ke Jakarta ada rapat pimpinan susunan fraksi yang baru," katanya.(tp)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.