Gedung Putih bela Trump setelah laporan AP tentang veteran tunawisma

Gedung Putih membela Presiden Donald Trump pada Jumat setelah sebuah laporan Associated Press menyebutkan dia tidak jujur dalam pidato kenegaraan State of the Union-nya tentang seorang veteran yang sebelumnya tunawisma berubah nasib hidupnya setelah mendapatkan pekerjaan dari perusahaan yang memperoleh manfaat program amnesti pajak Opportunity Zone.

Laporan AP menemukan fakta bahwa pekerja konstruksi Tony Rankins, yang diperkenalkan dengan standing ovation pada State of the Union, tidak bekerja di perusahaan yang mendapatkan keuntungan amnesti pajak dan tidak pernah melakukan hal itu. Faktanya, pekerjaan renovasi hotel yang membuatnya bangkit dua tahun lalu itu bahkan tidak masuk Opportunity Zone.

Juru bicara Gedung Putih Judd Deere mengatakan, AP menempuh "jalan yang menjijikkan untuk berusaha memutarbalikkan kisah seorang pria dan sebuah perusahaan yang mendapat manfaat dari sebuah program yang monumental," dengan menegaskan bahwa perusahaan di mana Rankin bekerja telah berinvestasi dalam Opportunity Zone dan Rankin saat ini bekerja di sebuah bangunan Cincinnati yang menjadi cakupan Opportuniy Zone. Tetapi AP juga mendapati fakta bahwa bangunan itu tidak mengambil manfaat dari program amnesti pajak dan perusahaannya hanya memiliki satu proyek yang memakai Opportunity Zone.

“Tony menemukan sebuah perusahaan yang berinvestasi di Opportunity Zone dan dia kini bebas narkotika, bersatu kembali dengan keluarganya, dan turut membangun kembali masyarakatnya dan hidupnya sendiri,” kata Deere. "Tema pidato Presiden adalah 'Kembali Hebatnya Amerika' dan Tony Rankins adalah bagian dari kembali hebat itu."

Opportunity Zone disahkan sebagai bagian dari reformasi pajak Trump pada 2017 yang menawari investor dengan penghematan pajak jika mereka memberi dana kepada lebih dari 8.000 lingkungan miskin yang disebut oleh Departemen Keuangan sebagai terabaikan dan membutuhkan bantuan. Trump menggembar-gemborkan program ini dalam beberapa pidato sebagai contoh bagaimana dia telah membantu warga Afrika-Amerika.

Kisah Rankins adalah salah satu dari beberapa perkenalan State of the Union yang sepertinya ditujukan kepada pemilih kulit hitam, dan kisah kedua yang terlihat kurang jujur. Trump mengumumkan bahwa seorang siswa kelas empat Philadelphia akan mendapatkan beasiswa yang memungkinkan dia pindah dari "sekolah negeri yang gagal" ke sekolah swasta pilihannya. Tetapi The Philadelphia Inquirer melaporkan bahwa siswa itu sudah berbulan-bulan duduk di sebuah sekolah swasta.