Geger! Insiden Pesawat Sriwijaya Air Sudah Diramal Paranormal Mbak You

Donny Adhiyasa, Firdha Junita
·Bacaan 2 menit

VIVA – Indonesia tengah berduka akibat insiden kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak pada Sabtu 9 Januari 2021, pukul 14.40 WIB di Perairan Pulau Laki, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.

Hingga kini, belum diketahui penyebab pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak itu hilang kontak dan jatuh dari ketinggian. Terkait insiden tersebut, paranormal Mbak You rupanya mengaku pernah memberikan ramalan tentang kejadian itu yang kini menggegerkan publik Tanah Air.

Ia kembali mengunggah video ramalannya pada November 2020 silam terkait sebuah pernyataan ramalannya bakal ada insiden pesawat terbang.

Dalam unggahan tersebut, Mbak You mengatakan bahwa pada tahun 2021 diramalkan akan ada insiden pesawat yang terjadi antara bulan November 2020 hingga Juli 2021. Di video tersebut, Mbak You juga menyebutkan kalau insiden pesawat tersebut memakan korban jiwa.

"Assalamualaikum Wr. Wb. Selamat sore semua Sedulure Mbak You dimanapun berada, semoga selalu dalam keadaan sehat wal' Afiat. Video ini telah diupload pada Youtube Channel MYou Entertainment pada tanggal 21 November 2020 terawangan pesawat terjadi mulai November 2020-Juli 2021," tulis Mbak You seraya mencantumkan link video YouTube yang dimaksud, seperti dikutip VIVA, Minggu, 10 Januari 2021.

Tak hanya menguggah video berisi ramalan soal insiden pesawat yang telah Ia prediksi beberapa bulan lalu saja. Mbak You juga menunjukkan tangkapan layar soal pemberitaan insiden pesawat jatuh pada unggahan tersebut.

Sebagai informasi, pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak di sekitar Pulau Laki, Kepulauan Seribu, Sabtu 9 Januari 2021.

Pesawat jenis Boeing 737-500 itu hilang kontak pada posisi 11 nautical mile di utara Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, setelah melewati ketinggian 11.000 kaki dan pada saat menambah ketinggian di 13.000 kaki.

Pesawat take off dari Bandara Soekarno-Hatta pukul 14.36 WIB. Jadwal tersebut mundur dari jadwal penerbangan sebelumnya 13.35 WIB. Penundaan keberangkatan karena faktor cuaca.

Dalam pesawat itu, enam kru pesawat beserta pilot, dan 56 penumpang pesawat, yang terdiri dari 46 orang dewasa, tujuh anak-anak dan tiga bayi.

Hingga kini, pencarian masih terus dilakukan. Beberapa serpihan badan pesawat Sriwijaya SJ 182 ditemukan dan telah diserahkan kepada KNKT.