Geger Kapal Perang Raja Firaun Ditemukan, Diduga Dikubur Gempa Dahsyat

·Bacaan 1 menit

VIVA – Dunia baru saja digegerkan dengan penemuan bangkai kapal yang diduga kuat kapal perang militer zaman Raja Firaun.

Benda yang amat bersejarah itu ditemukan peneliti dari misi arkeologi Mesir-Prancis dari European Institute of Underwater Archaeology (IEASM).

Kementerian Mesir dalam siaran resmi yang didapatkan VIVA Militer, Kamis 22 Juli 2021 menyebutkan, bangkai kapal ditemukan di laut sekitar kota tenggelam Heraklion di Teluk Abu Qie, Alexandria, Mesir.

Kapal perang itu berasal dari abad keempat sebelum masehi (SM) atau zaman Kerajaan Ptolemaik yang dikuasai Ptolemaios I Soter alias Firaun.

Bangkai kapal ditemukan dalam kondisi tak utuh lagi, posisinya berada di dasar laut tertimbun di lumpur dengan kedalaman lima meter. Peneliti menemukannya dengan cara menyelam dan melakukan penggalian bawah air dengan alat sub-bottom.

Menurut Sekretaris Jenderal Dewan Tertinggi Purbakala Mesir, Mustafa Waziri, awalnya peneliti sedang melakukan pencarian makam kuno Yunani di sekitar kanal Kuil Amun. Tapi, di bawah reruntuhan candi malah ditemukan kapal perang.

Waziri menduga, kapal perang itu tenggelam akibat terhantam reruntuhan kuil yang hancur ketika terjadi gempa dahsyat di masa itu. Sehingga kapal terjebak di bawah reruntuhan kuil sehingga terkubur abadi di bawah air.

Sementara itu menurut kepala misi Institut Arkeologi Tenggelam Eropa (IEASM), Frank Goddio, penemuan ini merupakan sesuatu yang langka. Karena kapal jenis ini belum pernah ditemukan sebelumnya.

Dari penelitian awal kapal perang itu diperkirakan memiliki panjang 25 meter dan bagian lambung kapal dibuat bergaya klasik dengan teknik docus and deck. Dan sangat mencirikan budaya Mesir kala itu.

Untuk diketahui, Ptolemaios I Soter alias Firaun merupakan seorang jenderal Yunani Makedonia di bawah pimpinan Raja Kekaisaran Makedonia, Aleksander Agung.

Dia berkuasa di Mesir sekitar tahun 305 SM hingga 283 SM dan mendirikan Kerajaan Ptolemaik dan Dinasti Ptolemaik. Gelar Firaun merupakan hasil karya dia sendiri sebagai penguasa baru di Mesir Kuno.

Baca: Ogah Dikibuli, Irak Mau Usir Pasukan Yahudi Sekutu Kerajaan Arab Saudi

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel