Gelandang Asing Persebaya Bicara Kemiripan dengan Zlatan Ibrahimovic

Bola.com, Surabaya - Mahmoud Eid langsung berhasil mencuri perhatian setelah bergabung Persebaya Surabaya. Gelandang berusia 26 tahun itu dinilai memiliki kemiripan fisik dengan penyerang asal Swedia, Zlatan Ibrahimovic.

Sekilas, gelandang Persebaya Surabaya itu memang terlihat seperti Ibrahimovic. Yang paling kentara adalah hidung mancung mereka. Lalu, rambut Mahmoud juga agak gondrong, mirip dengan penyerang yang kini membela AC Milan itu.

“Saya menganggap itu sebagai pujian. Saya memang sering mendengarnya, tapi saya juga tidak tahu kenapa. Mungkin karena hidung kami mirip. Saya menerimanya sebagai pujian yang baik dan kualitas kami sama,” ucap Mahmoud sambil tertawa.

Selain fisik, Mahmoud dan Ibrahimovic juga memiliki latar belakang yang sama. Meski pemain asing anyar Persebaya Surabaya memang juga lahir dan besar di Swedia seperti Ibrahimovic, tapi kota kelahiran dan usia dua pemain berbeda. Mahmoud lahir pada 1993 di Nykoping. Sedangkan Ibrahimovic yang lebih tua 12 tahun lahir pada 1981 di Malmo.

Perbedaan

Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso, tengah berbincang dengan pemain asing anyar, Mahmoud Eid, saat sesi latihan, Senin (6/1/2020). (Bola.com/Aditya Wany)

Bedanya, karier Ibrahimovic yang membela Timnas Swedia justru dihabiskan di negara lain. Dia merupakan striker andalan di berbagai klub Eropa mulai Ajax Amsterdam, Juventus, Inter Milan, AC Milan, Barcelona, PSG, hingga Manchester United.

Mahmoud sendiri menghabiskan banyak kariernya di negara Skandinavia itu. Meski lahir di Swedia, dia memilih membela Timnas Palestina karena memiliki darah keturunan dari negara Timur Tengah itu.

Perbedaan lainnya adalah posisi bermain. Ibrahimovic biasa bermain sebagai target man dengan kemampuan yang lengkap. Mahmoud malah tidak biasa sebagai striker karena lebih piawai dengan gelandang serang dan penyerang sayap.

“Posisi bermain yang membuat saya nyaman adalah penyerang sayap dan pemain nomor 10. Saya memang beberapa kali bermain sebagai striker, jadi posisi menyerang sudah sering saya jalani. Dan sistem permainan di Persebaya Surabaya cocok dengan gaya bermain saya,” tutur Mahmoud.