Gelandang Muda Persib Diminati Klub Eropa, Robert Alberts Enggan Berkomentar

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Bandung - Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts, ogah mengomentari rumor yang menyebut klub asal Serbia yang ingin meminjam gelandang muda Maung Bandung, Beckham Putra Nugraha.

Beckham Putra Nugraha memang sempat diminati FK Sutjeska Niksic, klub Montenegro yang ditangani oleh mantan pelatih Persib Bandung, Miljan Radovic.

Kabar tersebut pun kembali mencuat seiring akan bergulirnya kompetisi Liga 1 2021/2022 yang akan dimulai pada 10 Juli mendatang dan berlangsung hingga Maret 2022.

"Sekali lagi, rumor tetaplah rumor. Jadi saya tidak bisa memberikan komentar. Tapi, tidak ada yang menghubungi untuk saat ini," tegas Robert Alberts di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kamis (3/6/2021).

Pelatih asal Belanda itu pun enggan berspekulasi mengenai rumor tersebut selama tidak ada kepastian.

"Jika ada klub yang melakukan pendekatan kepada klub kami, dan ada ketertarikan dari pemain itu sendiri, tentu akan ada informasi resmi," tegas pelatih Persib Bandung itu.

Nasib 3 Pemain Muda Persib

Suasana latihan Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kamis (3/6/2021). (Bola.com/Erwin Snaz)
Suasana latihan Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kamis (3/6/2021). (Bola.com/Erwin Snaz)

Sementara itu, Robert Alberts mengaku belum tahu persis mengenai peluang tiga pemain muda Persib Bandung, seperti Kakang Rudianto, Ravil Shandika, dan Ardi Maulana, untuk bisa tampil di Liga 1 2021/2022 nanti.

Dalam turnamen Piala Menpora 2021, ketiga pemain muda tersebut pun tidak pernah diberikan kesempatan bermain oleh Robert Alberts.

"Saya belum tahu karena memang belum mengetahui regulasi untuk liga nanti. Kami juga harus tahu regulasi untuk Liga 2 dan Liga 3. Jadi semua itu berkaitan. Satu yang terpenting pemain muda harus bermain, bukan hanya duduk menjadi penghangat bangku cadangan," ujar Robert Alberts.

Pelatih asal Belanda itu mengakui para pemain muda di Indonesia tidak banyak mendapatkan kesempatan untuk berkembang karena memang tidak ada kompetisinya. Berbeda jika melihat Belanda, Italia, atau negara dengan sepak bola yang jauh lebih baik, di mana ada tim kedua dari tim ebsar yang bermain di kasta ketiga atau keempat untuk memberikan kesempatan kepada pemain muda.

"Kalau di sini tidak ada. Tak ada tempat bagi pemain muda untuk berkembang. Sangat disayangkan jika pemain seperti Saiful atau Kakang bergabung dengan tim kami, tapi hanya untuk berlatih, karena latihan tidak akan membuat pemain berkembang. Pertandingan yang akan membuat para pemain berkembang sehingga bisa dilihat progresnya," ujar Robert.

Video