Gelandang Muda Persita Ungkap Mimpi Membela Timnas Indonesia

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Tangerang - Timnas Indonesia tengah mempersiapkan diri untuk kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia dan Piala AFF 2020 dengan menggelar pemusatan latihan yang digelar di Stadion Madya mulai Sabtu (25/7/2020). Meski belum mendapatkan panggilan, gelandang muda Persita Tangerang, Adittia Gigis, memiliki asa untuk bisa berseragam Timnas Indonesia suatu saat nanti.

Ada 29 pemain mendapatkan panggilan untuk mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia di bawah asuhan Shin Tae-yong. Menariknya, dari 29 pemain itu cukup banyak wajah baru, di mana pelatih asal Korea Selatan itu menyingkirkan sejumlah langganan Timnas Indonesia.

Tak ada nama Andritany Ardhiyasa di bawah mistar gawang, di mana kesempatan ini menjadi milik Rivky Mokodompit, Miswar Saputra, Muhammad Riyandi, dan Nadeo Argawinata. Selain itu, juga tidak ada nama Stefano Lilipaly di lini tengah, di mana Hendro Siswanto yang mendapatkan kesempatan bersama Adam Alis, Zulfiandi, Kadek Agung Widnyana, Evan Dimas, Arfan, Yakob Sakuri, Egy Maulana Vikri, Asep Berlian, dan Febri Hariyadi.

Bicara khusus lini tengah, Hendro Siswanto dan Adam Alis akhirnya mendapatkan panggilan dari Timnas Indonesia. Asep Berlian pun bersyukur bisa mendapatkan kesempatan untuk kembali berseragam Timnas Indonesia. Namun, banyak pemain muda yang kini juga mengincar kesempatan untuk bisa memperkuat Timnas Indonesia.

Satu di antaranya adalah Adittia Gigis. Gelandang muda Persita Tangerang itu memiliki potensi besar untuk bisa makin berkembang dan membela Timnas Indonesia suatu saat nanti.

"Ada mimpi yang hampir sama seperti semua pesepak bola lain, di mana ingin bisa membela negaranya. Namun, untuk saat ini yang terpenting selalu diberikan kesehatan agar memiliki karier yang panjang," ujar Adit seperti dalam situs resmi klub.

Adit memang saat ini baru berusia 21 tahun. Gelandang muda yang membawa Persita promosi ke Liga 1 ini memang memiliki tekad kuat untuk bisa berkembang mengingat masa depannya yang masih panjang.

Manfaatkan Terhentinya Kompetisi dengan Berlatih

Tekad kuat tersebut terlihat selama pandemi COVID-19 memaksa kompetisi sepak bola Indonesia berhenti total sejak pertengahan Maret lalu. Adit yang ikut terdampak pandemi, memilih terus berlatih agar bisa kembali ke tim dengan kondisi yang sangat optimal.

"Kegiatan selama pandemi membuat lebih banyak berada di rumah dan berkumpul bareng keluarga. Kegiatan saya bermain futsal bersama teman-teman sekolah dulu. Saya berlatih sewajarnya, yang penting selalu berusaha untuk tetap menjaga kondisi," ujarnya.

Namun, ketika waktu senggang, Adit juga memilih kegiatan yang menyenangkan. Pemain yang memimpikan bisa membela Timnas Indonesia itu kerap bermain layangan dan memancing.

Video