Gelandang Real Madrid: Pesepakbola Gay Jangan Ngaku Dulu

Riki Ilham Rafles

VIVA – Gelandang Real Madrid, Toni Kroos berbicara mengenai masih kentalnya homofobia dalam sepakbola. Untuk itu dia meminta kepada pesepakbola yang gay tidak mengaku terlebih dulu.

Bagi Kroos, seharusnya memang semua orang termasuk pesepakbola diberi kebebasan dalam memilih orientasi seksual. Toh di berbagai bidang sekarang, semuanya sudah terbuka.

(Baca juga: Pesan Berkelas Gelandang Madrid Soal LaLiga Tanpa Penonton)

"Akal sehat saya mengatakan bahwa setiap orang harus hidup dalam kebebasan penuh. Tidak ada keraguan tentang itu," ujar Kroos dalam wawancara dengan GQ.

Akan tetapi, Kroos khawatir nantinya pemain yang terbuka akan orientasi seksualnya malah akan mendapat hinaan. Karena dia melihat iklim sepakbola sekarang belum mendukung itu.

"Saya tidak tahu apakah saya akan menyarankan pesepakbola aktif untuk mengaku sebagai gay. Dengan mempertimbangkan emosi yang ada di tribun, saya tidak bisa menjamin bahwa dia tidak akan berakhir dengan dihina dan diremehkan," tutur Kroos.

"Itu sehrusnya tidak terjadi dan saya yakin bahwa seorang pesepakbola yang memutuskan untuk mengambil langkah itu akan dapat dukungan dari banyak orang. Tapi saya ragu ini akan jadi kasus yang jauh dari lapangan," imbuhnya.

(Baca juga: Toni Kroos Isyaratkan Pensiun di Real Madrid)

Kroos kemudian menyerahkan semua keputusan kepada para pemain yang gay. Semuanya pasti telah menimbang apa keuntungan dan kerugiannya jika mengakui orientasi seksual tersebut.