Gelandang Tottenham Selangkah Lagi Gabung MU

Liputan6.com, London - MU mendapat angin segar soal Christian Eriksen. Kabarnya pemain Tottenham Hotspur itu segera bergabung pada bursa transfer musim dingin mendatang.

Sejak musim panas kemarin, ada banyak gosip mengenai masa depan Eriksen. Sang playmaker diyakini bakal hengkang dari Tottenham setelah ia tidak memperpanjang kontrak yang akan habis di akhir musim nanti.

Tottenham sendiri diberitakan tengah mengupayakan menjual Eriksen di bulan Januari nanti. Mereka enggan berpisah dengan sang pemain dengan cuma-cuma tahun depan.

Dilansir El Desmarque, Tottenham sudah menemukan pembeli untuk Eriksen. Mereka bakal menjual sang pemain ke MU.

Menurut laporan tersebut, ada beberapa klub yang meminati Eriksen. Namun MU diberitakan yang paling serius menawar sang playmaker.

Manchester United memang diberitakan sangat tertarik untuk mendatangkan Eriksen. Sang pemain sudah dua musim ini dihubungkan dengan Setan Merah.

MU menilai Eriksen bakal menyelesaikan krisis pemain kreatif di tim mereka, sehingga mereka tertarik untuk mendatangkannya ke Old Trafford.

 

Negosiasi

2. Christian Eriksen (Tottenham Hotspur) - Real Madrid adalah klub yang paling getol memburu jasa pria Denmark ini. Belum ada sinyal perpanjangan kontrak dari the Lillywhites membuatnya bisa berlabuh ke Santiago Bernabeu musim depan. (AFP/Daniel Leal-Olivas)

Laporan itu mengklaim bahwa pihak MU dan Tottenham saat ini tengah melakukan negosiasi mahar transfer sang pemain.

Tottenham diberitakan masih ingin menjual Eriksen dengan harga mahal. Mereka ingin bayaran sebesar 40 juta pounds untuk sang gelandang.

Namun MU ingin harga itu diturunkan karena kontrak Eriksen yang tersisa sedikit lagi, sehingga mereka merasa harga itu terlalu mahal.

Selain MU, ada klub top Eropa lain yang dirumorkan akan mencoba menawar Eriksen. Mereka adalah raksasa La Liga, Real Madrid yang dikabarkan sudah cukup lama menaruh hati terhadap pemain Timnas Denmark tersebut.

Sumber: El Desmarque

Disadur dari: Bola.net (penulis Serafin Unus, published 10/11/2019)