Gelar Imlekan Bareng Banteng, PDIP: Bukti Membumikan Pancasila

Dedy Priatmojo, Eduward Ambarita
·Bacaan 2 menit

VIVA – Ketua Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi), Zuhairi Misrawi, menyampaikan selamat hari raya Imlek kepada para umat beragama Konghucu.

Zuhairi menyampaikan, PDI Perjuangan dan Bamusi sebagai sayap partai sebagai partai politik yang mampu membumikan Pancasila dan memperkokoh Bhinneka Tunggal Ika.

Oleh karenanya, partai berlambang Banteng itu turut menyemarakkan perayaan Imlek bertajuk 'Imlekan Bareng Banteng' yang diselenggarakan hari ini secara virtual dan sederhana dengan mengikuti protokol kesehatan.

"Setelah gelar Harlah Ke-95 NU, PDI Perjuangan menggelar perayaan Imlek dengan nama Imlekan Banteng. Ini sekali lagi membuktikan PDI Perjuangan adalah partai politik yang mampu membumikan Pancasila dan memperkokoh Bhinneka Tunggal Ika," kata pria yang akrab disapa Gus Mis kepada wartawan, Jumat 12 Februari 2021.

Menurut alumni Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir ini, masyarakat Tionghoa turut berperan terhadap kemerdekaan Indonesia. Bahkan, dalam kacamata sejarah, masuknya Islam ke Indonesia, disebut juga ada andil warga muslim keturunan Tionghoa.

Gus Mis melihat kemajemukan Indonesia yang sangat kaya terlihat dari umat Islam keturunan Tionghoa yang tetap merayakan Imlek dengan penuh persaudaraan dan silaturahmi. Hal itu pula sudah menjadi bagian dari kebudayaan.

"Setidaknya hal itu tercatat sejak abad ke-14, sehingga mampu mengekspresikan wajah Islam yang berakulturasi dengan kebudayaan nusantara. Beberapa Sunan dalam Wali Sanga dikenal sebagai sosok keturunan Tionghoa, yang membuktikan betapa jasa mereka dikenang dalam sejarah, sehingga memunculkan sebuah tesis bahwa sejarah masuknya Islam ke nusantara dari China," kata Cendikiawan muda Nahdlatul Ulama tersebut memaparkan.

Sementara itu, Ketua DPP Bidang Keagamaan PDIP, Hamka Haq, menyampaikan acara 'Imlekan Bareng Banteng' digelar sebagai bagian peran partainy untuk merawat kebhinekaan sekaligus merupakan Rumah Kebangsaan.

Acara akan diisi dialog dan sambutan dari Ketua DPR Puan Maharani, sang Sekjen Hasto Kristiyanto, dan sejumlah kepala daerah serta anggota DPR RI yang beretnis Tionghoa antara lain Tjhai Cui Mie (Wali Kota Singkawang), Charles Honoris (Anggota DPR RI ), Sofyan Tan (Anggota DPR RI) dan Me Hoa (Anggota DPRD Bangka Tengah).

"Kader PDIP Andrew Angouw terpilih menjadi kepala daerah pertama di Indonesia beragama Konghucu," ucap Hamka.