Gelar Jokowi Insinyur, Tapi Ditulis Sarjana Teknik (St), Cek Faktanya

Daurina Lestari
·Bacaan 2 menit

VIVA – Beredar gambar tangkapan layar yang berasal dari akun yang tidak diketahui yang berisi narasi sebagai berikut:

Pak Jokowi gelarnya kan insinyur (Ir.) Kenapa ditulis Sarjana Teknik (St.) Kenapa ya ??

Selain narasi tersebut, terdapat juga foto yang memperlihatkan papan nama jalan bertuliskan President Joko Widodo St dan narasi “Nama Presiden Joko Widodo jadi nama jalan di Abu Dhabi.”

Di bawah gambar tertulis keterangan, “Ya, Nama Presiden Ri Jokow Widodo kini resmi menjadi nama salah satu jalan di Uni Emirat Amarb, Abu Dhabi sebagai penghormatan UEA kepada Jokowi dalam memajukan hubungan kedua belah pihak. Jalan ini diresmikan langsung putra mahkota UEA.”

PENJELASAN

Dikutip dari situs turnbackhoax, berdasarkan hasil penelusuran, klaim bahwa kepanjangan St. di papan nama jalan di belakang nama Presiden Joko Widodo adalah gelar Sarjana Teknik adalah klaim yang salah.

Faktanya, bukan gelar. St di papan nama jalan itu singkat dari street, adalah bahasa Inggris yang artinya jalan. St digunakan untuk menulis nama jalan seperti President Joko Widodo Street.

Baca juga: Reaksi Jokowi Diabadikan sebagai Nama Jalan di Kota Abu Dhabi UEA

Peresmian President Joko Widodo Street itu dipimpin oleh Chairman Abu Dhabi Executive Office Sheikh Khalid bin Mohammed bin Zayed Al Nahyan pada Senin, 19 Oktober 2020. Jalan itu terletak di kawasan Abu Dhabi National Exhibition Center dengan Embassy Area yang ditempati sejumlah Kantor Perwakilan Diplomatik.

Presiden Joko Widodo mengatakan hal tersebut adalah sebuah gambaran bahwa hubungan bilateral antar dua negara berjalan semakin hangat.

Peresmian Jalan Presiden Joko Widodo dilakukan oleh Sheikh Khalid bin Mohammed bin Zayed Al Nahyan, Chairman Abu Dhabi Executive Office.

"Ini tentu sebentuk penghargaan dan kehormatan. Bukan untuk saya pribadi semata-mata, tetapi untuk Indonesia. Sebuah gambaran betapa eratnya hubungan di antara dua negara yang kini bekerja sama dalam berbagai bidang," tulis Presiden Joko Widodo di akun Facebook resmi miliknya, 20 Oktober 2020.

Di balik penamaan jalan itu, tersimpan harapan semoga hubungan kedua negara semakin kokoh, saling menguatkan, dan bermanfaat bagi rakyat Uni Emirat Arab dan Indonesia. (ren)