Gelaran MotoGP Mandalika Bakal Dongrak Ekonomi Lombok 30 Persen

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, mengatakan gelaran MotoGP Mandalika yang akan berlangsung 18-20 Maret 2022 diprediksi akan meningkatkan ekonomi lokal hingga 30 persen.

“Taksiran kami dari total investasi Pemerintah antara membuat sirkuit sampai kepada persiapan akomodasi dan juga pembayaran hosting fee, kita bisa mendapatkan satu dampak dari pada ekonomi lokal yang meningkat antara 20 sampai 30 persen,” kata Sandiaga Uno dalam konferensi pers, Senin (10/1/2022).

MotoGP ini diharapkan bisa menggerakkan ekonomi lokal dan juga pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia, karena Pemerintah akan menjual berbagai produk-produk UMKM bukan hanya dari NTB tapi juga dari 34 provinsi lain.

Pemerintah juga memproyeksi jumlah penonton yang berasal dari luar negeri dan domestik untuk gelaran MotoGP mencapai total 100 ribu orang. Dimana penonton akan didominasi oleh wisatawan domestik.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Dominasi Wisatawan Lokal

Keindahan Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (dok: ITDC/MGPA)
Keindahan Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (dok: ITDC/MGPA)

Jika dilihat dari gelaran World Superbike Mandalika 2021 lalu, penontonnya lebih banyak didominasi wisatawan nusantara, begitupun dengan gelaran MotoGP Mandalika mendatang.

“Jumlahnya apakah ini 90 persen atau 80 persen, ini nanti akan kita konfirmasi melalui paket penjualan tiket yang akan dibundel dengan akomodasi dan transportasi,” ucapnya.

Lebih lanjut, Sandiaga menegaskan, Pemerintah akan terus memprioritaskan akomodasi ketersediaan penginapan untuk perhelatan MotoGP yang akan berlangsung di Mandalika.

“Akomodasi di Mandalika tentunya kami memprioritaskan ketersediaan akomodasi,” pungkasnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel