Gelisah Proyek Restart, Pemain Premier League Curhat di Grup WA

Pratama Yudha

VIVA – Setelah dua bulan libur akibat pandemi virus corona COVID-19, Premier League dikabarkan bakal kembali bergulir, paling cepat 1 Juni mendatang. Itu setelah Pemerintah Inggris memberikan izin terkait pelonggaran lockdown.

Keputusan itu membuat sejumlah agenda, termasuk kompetisi olahraga bisa diadakan kembali. Tentu, hal ini menjadi kabar baik bagi para pencinta sepakbola.

Namun, nyatanya itu menjadi kabar buruk bagi sebagian besar pemain Premier League. Mereka melihat penyebaran virus corona di Inggris yang masih memprihatinkan lantaran ratusan orang dinyatakan meninggal dunia setiap harinya.

Faktor itulah yang membuat mereka gelisah meski nantinya pertandingan digelar secara tertutup dan harus melalui sejumlah protokol kesehatan.

Kekhawatiran itu mereka curahkan lewat sebuah grup WhatsApp yang berisikan sejumlah bintang Premier League. Di situ, para pemain mengecam keras bergulirnya kembali Premier League di tengah situasi yang belum normal.

Para pemain merasa kecemasan mereka diabaikan pemerintah yang berupaya meraup keuntungan politik.

Beruntung, klub-klub juga belum mengambil keputusan. Mereka masih akan berkonsultasi lebih lanjut dengan para pemain terkait rencana ini selama 48 jam ke depan. Nantinya, hasil diskusi akan disampaikan ke para petinggi klub seperti dilansir The Sun.

"Saya tidak tahu bagaimana itu akan berhasil. Tetapi saya merasa sekali sisi keamanan orang-orang dan keselamatan pemain dan kesehjateraan perlu dijaga, sehingga memerlukan waktu yang tepat untuk kembali berkompetisi," kata Sterling. 

"Bagaimana saya harus mengatakan, saya tidak takut cuma kita harus memikirkan hasil terburuknya. Di saat bersamaan saya berharap segera kembali berkompetisi," tambah pemain internasional Inggris ini.