Gelombang Demo Buruh Pengaruhi Besaran Upah

  • Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    Tempo
    Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    TEMPO.CO, Surakarta - Pembangunan jalan tol yang menghubungkan dua kota terbesar di Indonesia, Jakarta dan Surabaya, berdampak menyusutnya lahan pertanian. …

  • Akhir 2014 Wika mulai garap proyek keluarga pendiri Al-Qaidah

    Akhir 2014 Wika mulai garap proyek keluarga pendiri Al-Qaidah

    Merdeka.com
    Akhir 2014 Wika mulai garap proyek keluarga pendiri Al-Qaidah

    MERDEKA.COM. PT. Wijaya Karya (Wika) Tbk tengah bersiap mengerjakan proyek pembangunan hotel berbintang di kawasan Masjidil Haram, Arab Saudi.Wika menjadi sub kontraktor dari kontraktor besar Timur Tengah, Bin Ladin Group yang merupakan keluarga pendiri Al-Qaidah. …

  • Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    TRIBUNnews.com
    Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    TRIBUNNEWS.COM - Sekitar 75 persen dari penduduk Indonesia memenuhi kehidupannya dengan uang kurang dari 4 dollar AS per hari. …

TEMPO.CO, Bekasi - Penetapan besaran upah minimum Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, tak lepas dari aksi demonstrasi buruh yang sempat membuat khawatir kalangan pengusaha industri. Oleh karenanya, saat diputus dengan nilai tertinggi Rp 2,4 juta per bulan, mayoritas pengusaha menerima.

Menurut Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kabupaten Bekasi Sutomo, pengusaha tak ingin terjadi polemik dengan pekerja sehingga mengganggu iklim industri di Kabupaten Bekasi. "Penetapan upah buruh dipengaruhi demonstrasi," kata Sutomo di Bekasi, Sabtu 17 November 2012.

Sebelum ada negosiasi nilai upah minimun 2013 antara pengusaha, buruh, dan pemerintah daerah yang diputuskan Rabu 14 November lalu, gelombang demonstrasi buruh di tujuh kawasan industri terjadi siang malam. Buruh melakukan sweeping terhadap rekan-rekannya yang masuk kerja dan memaksa mereka mogok bersama.

Aksi itu kemudian direspons pengusaha dengan cara mengancam akan hengkang dari Indonesia, dengan konsekuensi akan banyak buruh kehilangan pekerjaan. Menurut Sutomo, persoalan buruh yang terjadi itu melatarbelakangi pengambilan keputusan terhadap nilai upah minimum.

Pengusaha, Sutomo melanjutkan, tidak ingin menyulitkan iklim industri dan berusaha maksimal menjaga investasi tetap stabil. "Itu menjadi komitmen kami sebagai pengusaha," katanya.

Nilai upah minimum Kabupaten Bekasi untuk kelompok I naik sebesar Rp 2.402.400 per bulan, kelompok II Rp 2.302.300 per bulan, kelompok III Rp 2.042.040 per bulan, dan kelompok umum Rp 2.002.000 per bulan.

Sutomo menjelaskan, Apindo saat ini belum bisa merinsi berapa perusahaan yang tak mampu membayar sesuai stadar upah minimum baru itu. Total perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Bekasi sebanyak 4.600 perusahaan.

HAMLUDDIN

Berita terpopuler lainnya:

Hiswana Migas Ikut-ikutan Dukung BP Migas Bubar 

Dua Opsi Gantikan BP Migas

Perpres untuk Eks-BP Migas Sudah Ditandatangani 

Awas! Ada ''Bom Waktu'' Norgas di Merak 

SBY: Eks Pegawai BP Migas Tetap pada Posisinya 

Setelah BP Migas, BPH Migas Juga Terancam Bubar

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...

Artikel Bisnis Terpopuler