Gelombang Kedua Covid-19 Landa Jakarta, Anies Baswedan Minta Warga Hati-Hati

·Bacaan 1 menit
Rencana pembukaan bioskop, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tegaskan pelaku usaha bioskop harus patuhi protokol kesehatan saat konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Rabu (26/8/2020). (Dok Tim Komunikasi Publik Satgas COVID-19)

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mencatat penambahan kasus positif Covid-19 kian mengkhawatirkan. Berdasarkan data, jumlah kasus aktif menyentuh angka 40 ribu.

"Dahulu saat kita mengalami gelombang pertama itu 27 ribu, sekarang 40 ribu," kata Anies di Jakarta, Jumat (25/6/2021) malam.

Anies memaparkan, DKI Jakarta saat ini tengah dihadapkan pada gelombang kedua Covid-19. Ia mewanti-wanti agar masyarakat meningkatkan kewaspadaaan terutama dalam beberapa minggu ke depan.

"Saya ingin meminta perhatian semua supaya lebih hati-hati di akhir pekan ini. Jakarta dalam kondisi kurang baik, pandemi gelombang kedua ini masih melanda Jakarta," ujar dia,

Anies menyampaikan, perkembangan kasus konfirmasi positif Covid-19 dalam kurun waktu dua hari terakhir. Jakarta mengalami rekor kasus harian tertinggi pada Kamis (24/6/2021). Anies melaporkan jumlahnya sampai 7.505 kasus. Begitu pun pada Jumqt (25/6/2021).

"Hari Jumat, masih tinggi 6.934 kasus baru, jadi kasus aktif di Jakarta, kasus aktif artinya jumlah orang yang sudah terkonfirmasi positif, ditambah jumlah orang isolasi mandiri atau informasi di rumah sakit dan belum dinyatakan negatif," papar dia.

Tingkatkan Testing

Anies mengatakan, Satgas penanggulangan Covid-19 DKI Jakarta berusaha keras memastikan keselamatan warga. Salah satu buktinya, dengan peningkatan jumlah testing di Jakarta.

"Sudah naik 13,5 kali lipat dari standar WHO. Bahkan kalau dihitung proporsi Indonesia 45 sampai 50 persen. Testing yang ada di Indonesia itu ada di Jakarta," tandas dia.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel