Gelombang Ketiga COVID-19 Picu Thailand Tutup Kembali Tempat Umum

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Bangkok - Ibu kota Thailand sedang mengalami gelombang ketiga COVID-19, memicu Bangkok menutup tempat-tempat umum dan tempat olahraga.

Menurut juru bicara Adminstrasi Metropolitan Bangkok, Pongsakorn Kwanmuang, penutupan yang akan efektif dari Senin 26 April 2021 besok akan berlaku untuk taman umum, pusat kebugaran, kolam renang, ruang pertemuan, toko internet, pusat penitipan anak, lapangan olahraga, hingga museum dan perpustakaan.

Sebagaimana diwartakan Reuters dikutip dari MSN, Minggu (25/4/2021), Bangkok dan juga 40 provinsi telah memerintahkan pemakaian masker wajah saat berada di umum.

Untuk seminggu dimulai dengan hari ini, langkah-langkah baru telah akan dilakukan setelah Asosiasi Pengecer Thailand membatasi jam buka pusat perbelanjaan antara pukul sebelas pagi hingga delapan malam.

**Ibadah Ramadan makin khusyuk dengan ayat-ayat ini.

Target 50 Juta Penduduk Divaksin Tahun Ini

Seorang perawat menyuntikkan vaksin Covid-19 CoronaVac dari Sinovac di Institut Penyakit Menular Bamrasnaradura di Bangkok, Thailand, Minggu (28/2/2021). Tenaga medis dan relawan kesehatan menjadi golongan pertama yang menerima vaksin Covid-19 tersebut. (Lillian SUWANRUMPHA/AFP)
Seorang perawat menyuntikkan vaksin Covid-19 CoronaVac dari Sinovac di Institut Penyakit Menular Bamrasnaradura di Bangkok, Thailand, Minggu (28/2/2021). Tenaga medis dan relawan kesehatan menjadi golongan pertama yang menerima vaksin Covid-19 tersebut. (Lillian SUWANRUMPHA/AFP)

Sekolah, bar, dan panti pijat juga telah ditutup dari minggu lalu dan akan buka kembali bulan depan.

Didorong dengan varian B.1.1.7 yang lebih mudah menular, kasus COVID-19 di Thailand bertambah 24.000 dalam waktu 24 hari.

"Instansi pemerintah dan sektor swasta harus mengizinkan staf untuk bekerja dari rumah sebanyak mungkin karena kami tidak ingin melakukan tindakan yang lebih ketat," kata Taweesin Wisanuyothin, juru bicara satuan tugas virus COVID-19 pemerintah.

Satgas Thailand telah mengatakan bahwa mereka tidak memiliki tempat yang cukup di rumah sakit untuk menangani wabah tersebut.

Hanya ada satu juta orang yang telah divaksinasi di negara yang memiliki 66 juta penduduk.

Perdana Menteri (PM) Prayuth Chan-ocha berjanji akan mencari lebih banyak vaksin agar setidaknya 50 juta penduduk akan divaksin pada akhir tahun ini.

Reporter: Paquita Gadin

Infografis Indonesia Waspada Eksodus Tsunami Covid-19 India

Infografis Indonesia Waspada Eksodus Tsunami Covid-19 India (Liputan6.com/Triyasni)
Infografis Indonesia Waspada Eksodus Tsunami Covid-19 India (Liputan6.com/Triyasni)