Gelombang Tinggi, Nelayan Pantai Selatan Pulang Lebih Awal

TRIBUNNEWS.COM, YOGYA -  Tinggi gelombang laut diperairan Selatan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diperkirakan mencapai dua meter hingga tiga meter dengan kecepatan angin mencapai 15 - 27 Kilometer/per jam hingga akhir pekan kedua Januari 2012. Akibatnya, nelayan di sepanjang Pantai Selatan memilih pulang lebih awal saat memburu ikan di laut.  

Sunardi Ketua Kelompok Nelayan Pantai Baron, Gunungkidul, Yogyakarta mengungkapkan, nelayan di Pantai Selatan khususnya Gunungkidul sudah paham soal kondisi cuaca yang sedang terjadi, saat melihat cuaca tidak memungkinkan, nelayan memilih untuk balik ke daratan.

"Pada cuaca normal nelayan balik ke daratan sekitar pukul 01.00, tapi kini sekitar pukul 10.00 sudah menepi ke darat."kata Sunardi saat dihubungi melalui ponselnya, Sabtu (14/1).

Dia mengungkapkan, nelayan di Pantai Gunungkidul biasanya memburu ikan hingga Pantai Parangtritis, namun melihat cuaca buruk dan gelombang yang tinggi, nelayan tidak berani mendekat ke wilayah Parangtritis.

"Jika sudah melihat mendung hitam gelap di Selatan. Kami memilih untuk pulang agar tidak terjebak cuaca dan angin kencang saat berada di lautan,"imbuhnya.

Padahal saat ini sedang musim ikan, kata dia, tapi mempertimbangkan keselamatan saat memburu ikan lebih baik balik lebih awal dibandingkan saat cuaca normal. "Apalagi arah angin saat ini dari Barat Daya,"ujarnya.

Data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofiosika (BMKG) DIY menyebutkan, Tinggi Gelombang laut diperkirakan mencapai 2-3 meter (bahaya tinggi gelombang laut), Angin bertiup dari Barat Daya, kecepatan angin 15 - 27 Km/jam dengan prakiraab hujan ringan hingga sedang.

Kepala BMKG DIY, Mochammad Riyadi mengatakan, sesuai dengan prakiraan cuaca yang disebutkan pada web BMKG, saat ini gelombang laut sedang tinggi. Tak hanya nelayan yang berisiko terkena dampak gelombang tinggi, wisatawan yang sedang  berada di tepi laut juga berisiko.

"Untuk itu bagi nelayan dan orang yang sedang bersinggungan dengan laut Selatan sebaiknya menjaga keselamatan dengan mengantisipasi tidak bermain-main dengan gelombang laut,"ujarnya.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Apakah kandidat nama cawapres Jokowi yang beredar sekarang sudah sesuai dengan harapan Anda?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat