Gemar Selingkuh, Pele Tidak Tahu Berapa Jumlah Anaknya

Zaky Al-Yamani
·Bacaan 4 menit

VIVA – Legenda sepakbola asal Brasil, Pele, mengungkapkan bahwa dia memiliki kebiasaan selingkuh di masa keemasannya. Dan karena kebiasaannya inilah yang membuat dia saat ini tidak tahu berapa banyak anak kandung yang dia miliki.

Di usianya yang saat ini 80 tahun, Pele mengatakan, bagaimana dia memanfaatkan banyak wanita yang mendatanginya selama puncak kariernya di lapangan hijau. Pele mengungkapkan semuanya dalam film dokumenter Netflix terbaru.

Seperti dilansir The Sun, Senin 22 Februari 2021, pahlawan sepakbola Brasil yang telah menikah tiga kali ini mengakui bahwa dia telah menjadi ayah dari begitu banyak anak dari perselingkuhannya itu.

“Sejujurnya, saya pernah melakukan beberapa perselingkuhan. Dan beberapa di antaranya menghasilkan anak-anak," kata Pele.

Pele memiliki tujuh keturunan yang dia ketahui, termasuk Sandra Machado, yang sempat dia tolak untuk mengakuinya, bahkan setelah pengadilan memutuskan pada tahun 1996 bahwa dia adalah putri kandungnya.

Sementara lima anaknya yang lain: Kelly (54), Edinho (50), Jennifer (42), dan si kembar Joshua dan Celeste (24), berasal dari dua pernikahan pertamanya dengan Rosemeri dos Reis Cholbi dan Assiria Lemos Seixas.

Sandra yang meninggal karena kanker pada 2006, adalah hasil dari percintaan terlarang dengan pembantu rumah tangga Anisia Machado. Dan perselingkuhan pada tahun 1968 dengan jurnalis Lenita Kurtz menghasilkan putrinya, Flavia (52).

Dalam film dokumenter tersebut, Pele mengklaim bahwa dia memberi tahu istri dan pacarnya bahwa dia tidak setia.
Dia berkata: “Istri pertama, pacar pertama saya, tahu tentang itu. Saya tidak pernah berbohong."

Sementara Maria da Graca Xuxa, mantan model (57 tahun) yang mulai berkencan dengan Pele ketika dia baru berusia 17 tahun, mengungkapkan bulan lalu: "Dia mengatakan itu adalah hubungan terbuka, tapi terbuka hanya untuk dia."

Dalam film Netflix itu pun digambarkan bagaimana kiprah Pele saat masih bermain. Sulit untuk percaya bahwa Pele yang saat ini sudah tua pernah menjadi superman sepakbola yang membuat banyak pemain bertahan mati kutu.

Dengan wajah gampang tersenyum, bakat sepakbola luarbiasa, dan rekor gol yang nyaris tak tertandingi, Pele telah lama dianggap sebagai iklan terbaik untuk permainan sepakbola. Berbeda jauh dengan Diego Maradona yang penuh skandal.

Terlahir dengan nama lengkap Edson Arantes do Nascimento, Pele memiliki orang tua miskin. Meskipun ayahnya, Dondinho, bermain sepakbola untuk salah satu tim top di negara bagian Brasil tenggara, Minas Gerais.

Saat masih remaja, Pele harus bermain dengan bola yang terbuat dari kaus kaki yang diisi dengan kertas dan dia mendapatkan uang dengan menyemir sepatu sebelum menjadi pemain profesional.

“Kami datang dari ketiadaan. Kami tidak punya apa-apa. Kami miskin, tapi ayah saya selalu bekerja,” kenang Pele yang mencetak rekor 1.283 gol dalam 1.363 laga dan merupakan satu-satunya orang yang pernah memenangkan tiga Piala Dunia.

Tidak butuh waktu lama, bakat Pele akhirnya terpantai. Pelatih tim mudanya Waldemar de Brito membawa Pele ke klub Sao Paolo Santos. Dia mengatakan bahwa Pele yang masih 15 tahun itu akan menjadi "pemain terhebat di dunia."

Kurang dari setahun setelah melakukan debut liga, Pele dipanggil untuk Timnas dan mendapatkan topi pertamanya pada usia 16 tahun. Musim panas berikutnya, pada tahun 1958, ia memainkan peran utama dalam kemenangan Piala Dunia pertama Brasil di Swedia.

Saat itu, beberapa penduduk lokal di Piala Dunia Swedia itu belum pernah melihat atau bertemu orang kulit hitam. Pele mengenang, "Orang Swedia terus menggosok kulit saya untuk melihat apakah kulit saya akan terlepas."

Di final, Pele mencetak dua gol menakjubkan, termasuk satu di antaranya di mana dia menjentikkan bola ke udara sebelum melakukan tendangan voli, saat timnya mengalahkan tuan rumah dengan skor telak 5-2.

Setelah momen itu, semua orang di dunia mengenal Pele, dengan orang-orang menjulukinya raja sepakbola dari Brasil. Dia berkata: "Saya tidak bisa pergi keluar. Ke mana pun saya pergi, orang-orang mendatangi saya. "

Pele pun didatangi beragam wanita yang berbondong-bondong menghampirinya sejak usianya masih muda. Perhatian terus-menerus dari para wanita muda, membuat Pele menikahi salah satunya pada Februari 1966 ketika dia berusia 25 tahun.

Rosemeri dos Reis Cholbi menjadi istri pertama Pele. Tapi selama bertahun-tahun, Pele yakin dia tidak siap untuk menikah dengannya. “Saya menikahinya karena saya bertemu dengannya ketika saya masih terlalu muda," kenang Pele.

Pernikahan pertama Pele berakhir pada 1982 setelah dia dikaitkan terlibat hubungan asmara dengan model Brasil, Maria da Graca Xuxa. Sang model pada akhirnya kemudian berkencan dengan bintang Formula 1 Ayrton Senna.

Butuh waktu 12 tahun lagi untuk Pepe memulai pernikahan kembali. Kali ini dia menikah untuk kedua kalinya dengan penyanyi gospel, Assiria Lemos Seixas. Tetapi pernikahannya itu berakhir dengan perceraian pada 2008.

Pele sekarang tinggal di sebuah rumah besar tepi pantai dekat Sao Paulo dengan istri ketiganya, Marcia (48), yang dinikahinya pada musim panas 2016, tetapi tidak terlalu sering terlihat di depan umum karena masalah kesehatannya.