Gemas, Viral Kucing Tak Mau Pergi Sebelum Hidungnya Dites Swab

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Kucing dapat dikatakan salah satu hewan dengan sifat yang unik. Tak ada yang bisa menebak apa yang mereka lakukan atau mengatur mereka harus melakukan apa. Tak jarang, ulah mereka justru membuat kita tersenyum.

Baru-baru ini, seekor kucing terlihat di sebuah universitas yang berlokasi di Chongqing, Tiongkok. Saat itu, pihak universitas sedang menggelar tes NAAT (Covid-19 nucleic acid amplification test) bagi mahasiswa dan dosen institusi tersebut.

Pada saat itu, seorang mahasiswa melihat kucing liar memanjat kursi kosong di depan petugas medis dan duduk di sana. Mahasiswa itu pun mengambil serangkaian foto yang kemudian dikompilasi menjadi video yang sejak itu menjadi viral di platform media sosial Tiongkok, Sina.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Kucing yang penasaran ingin di-swab

doc: Sina
doc: Sina

Dalam video tersebut, narator mengatakan bahwa pada saat itu, tenda NAAT tidak terlalu sibuk dan kucing naik ke kursi kosong. Kucing itu kemudian menatap petugas kesehatan berpakaian APD yang balas menatapnya.

Pura-pura di-swab

doc: Sina
doc: Sina

Lomba saling menatap terus berlanjut hingga petugas kesehatan menyerah kemudian mengambil kapas dan dioleskan ke hidung si kucing. Kucing itu tidak membalas tetapi membiarkan petugas kesehatan menyentuh hidungnya dengan kapas.

Pergi setelah 'di-swab'

doc: Sina
doc: Sina

Sepertinya kucing itu benar-benar penasaran setelah melihat manusia yang hidungnya di-swab. Buktinya, ia pergi meninggalkan kursi itu setelah hidungnya "diusap". Netizen memuji ulah menggemaskan kucing tersebut dan petugas medis yang mau berpura-pura memberi swab ke kucing itu hanya agar rasa penasarannya hilang.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel