Gempa Cina, Reporter Ini Liputan Berbaju Pengantin  

TEMPO.CO, Jakarta - Gempa berkekuatan 6,6 skala Richter mengguncang Provinsi Sichuan yang terletak di bagian barat daya Cina, Sabtu, 20 April 2013. Sedikitnya 102 orang tewas dan 2.200 orang lainnya terluka akibat musibah ini.

Pesta pernikahan seorang jurnalis lokal bernama Chen Ying pun nyaris bubar lantaran lindu. Seusai melakukan upacara pernikahan, masih dengan gaun dan kerudung pengantinnya, jurnalis ini berangkat meliput gempa. Chen Ying bekerja di South Morning China Post, pusat pemberitaan lokal, sebagai presenter.

Tak ayal, rekaman siaran liputan Chen Ying yang masih mengenakan gaun pengantin dalam waktu singkat menyebar di Weibo, layanan media sosial Cina. Nama Chen Ying langsung menjadi buah bibir. "Mereka mengagumi profesionalitas Chen Ying," tulis harian the Post.

Gempa Sichuan terjadi sekitar pukul 08.02 waktu setempat di Distrik Lushan dekat Kota Ya'an. Berdasarkan data dari Badan Survei Geologi Amerika Serikat, pusat gempa berada pada kedalaman 12 kilometer. Gempa ini mengguncang wilayah-wilayah sekitar, termasuk ibu kota Provinsi Sichuan, Chengdu. Sebagian besar korban tewas berada di Lushan. Air dan listrik di wilayah ini juga terputus.

Gempa besar pernah mengguncang wilayah ini pada Mei 2008. Sebanyak 70 ribu orang tewas dalam musibah itu.

MASHABLE | REUTERS | NIEKE INDRIETTA

Topik Terhangat:
Ujian Nasional|Bom Boston|Lion Air Jatuh|Kasus Cebongan

Berita Lain:

Tersangka Bom Boston Ngetwit Setelah Ledakan

X-Factor, Fatin Sidqia Aman karena Simpati

Curahan Hati Ibu Tersangka Bom Boston

Terluka, Tersangka Bom Boston Tak Bisa Bicara

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.